oleh

Terkait HTI Babar, Wakil Ketua MPR Surati Menhut

Babelpos.co /PARIT TIGA – Ketua DPN HKTI H Mahyudin akan mengirim surat ke Menteri Kehutanan terkait Hutan Tanaman Industri (HTI) di Kabupaten Bangka Barat (Babar). Langkah itu akan diambilnya kalau sudah meresahkan para petani.

Mahyudin mengaku tidak mengetahui kalau lahan pertanian di Babar semakin sulit akibat adanya HTI. HTI tentunya harus ada pengaturan tata ruang (RTRW). Dirinya tentu berharap setiap kabupaten disediakan lahan-lahan kawasan budidaya maupun area penggunaan lain (APL) guna dibagikan kepada petani. Kemiskinan yang terjadi karena akibat salah satunya lahan yang tidak ekonomis untuk dipakai petani.”Kalau hanya menggarap seper empat hektar bagaimana mereka bisa kaya,”ujarnya usai meninjau lahan pertanian terpadu binaan HKTI di Parit Tiga pekan kemarin.


Loading...

Mengenai adanya HTI lanjut Mahyudin, pihaknya mencermati karena baru mendengar adanya lahan 60 ribu hektar untuk HTI. Dia tidak tau itu lahan apa yang dirubah apakah memang lahan produksi atau APL dan itu harus dipelajari dahulu baru dikomentari. Kalau hutan produksi produksi sudah habis dan berubah menjadi HTI itu sah-sah saja dan tidak menjadi masalah.

Masih dikatakannya, kalau areal perkebunan termasuk dalam kelompok budidaya atau APL dirubah menjadi HTI maka itu patut dipertanyakan apa alasannya karena itu merugikan lahan petani. Pihaknya akan mengecek apakah para petani berkebun di lahan peruntukan pertanian atau memang bertani duluan dikawasan hutan produksi itu yang tidak tau tata ruang di Babar ini.”Perlu di cek dulu status lahannya,”tandasnya

Komentar

BERITA LAINNYA