oleh

Soal Tiket Pesawat Dibawa BI ke Pusat

PANGKALPINANG – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus berupaya menjaga tingkat inflasi. Bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Babel, BI beberapa kali melakukan pertemuan membahas tingginya kenaikan harga tiket di Babel. Masalah ini bahkan sudah diangkat ke level nasional.

“Kami sudah mengadakan beberapa kali pertemuan untuk membahas hal ini dan menyuarakan kepentingan Bangka Belitung ke level nasional, karena memang persoalan ini harus dipecahkan secara nasional.

Loading...

Terus terang kepentingan kita sudah kami sampaikan, tetapi kita tidak bisa berbuat banyak, karena persoalan ini juga menyangkut dari keputusan bisnis penerbangan,” ujar Kepala BI Perwakilan Babel, Tantan Heroika Sukmadrajat kepada Babel Pos, kemarin (21/3).

Ia menyebut tahun 2018 tingkat pertumbuhan ekonomi Babel mencapai angka 4,45 persen dan relatif stabil. Seharusnya bisa mendekati angka 5 persen, hanya saja pada triwulan IV tahun 2018 ekspor timah mengalami penyesuaian.

“Secara keseluruhan pertumbuhannya kalau kita lihat masih bagus dan relatif stabil dibandingkan tahun 2017, infalsi pun di 2018 pada angka 3,18 persen, masih pada rentang 2,5 persen sampai dengan 4,5 persen atau 3,5% plus minus 1% masih sesuai target, bahkan seharusnya masih bisa dibawah 2,9 persen, tetapi kemudian kita dihadapkan dengan tingginya harga tiket pesawat pasca jatuhnya Lion Air JT-610 di akhir Oktober 2019, sehingga akibatnya di November 2018 sudah naik hingga sekarang,” ujarnya. (lya)

Komentar

BERITA LAINNYA