oleh

Penumpang Bisa Jelajah Internet Selama Terbang

*Garuda Indonesia Grup Hadirkan Free Inflight Connectivity
*Fitriansyah: Ini Langkah Besar Kami Bersama Citilink dan Garuda

GARUDA Indonesia Group bekerjasama dengan PT Mahata Aero Tekhnologi (Mahata) pada hari ini Rabu (14/11), mengumumkan kerjasama peluncuran fasilitas free inflight connectivity yang akan dapat dinikmati mulai tahun 2019 mendatang.

Loading...

—————

DENGAN kerjasama tersebut, nantinya pengguna jasa Garuda Indonesia dan Citilink dapat menikmati layanan akses internet secara cuma-cuma di seluruh penerbangan Citilink dan seluruh penerbangan domestik Garuda Indonesia.

Untuk menyediakan fasilitas free inflight connectivity ini, Garuda Indonesia Group akan melengkapi armada pesawatnya dengan layanan GX Aviation Sistem yang merupakan produk dari Inmarsat Aviation, yang memungkinkan penumpang untuk menjelajah internet dan berlayar dimedia sosial selama penerbangan. GX Aviation adalah layanan konektivitas nirkabel global berkecepatan tinggi pertama dan satu-satunya di dunia yang dikirimkan melalui jaringan High-Throughput Satellites (HTS). Layanan konektivititas ini sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan oleh Inmarsat bekerjasama dengan Lufthansa Technik sebagai penyedia perangkat keras, teknik, desain, dan sertifikasi untuk proyek tersebut, sementara Lufthansa System sebagai integrasi perangkat lunak.

Dalam kesempatan soft launching layanan Free Wifi tersebut, Direktur Layanan Garuda Indonesia, Nicodemus P Lampe mengatakan bahwa layanan tersebut sejalan dengan komitmen dari Garuda Indonesia Group sebagai maskapai nasional yang terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan penumpang khususnya di era digital.

“Persaingan ketat dalam industri penerbangan saat ini kian menuntut kami untuk memiliki visi teknologi (tech savvy) dan mengoptimalkan layanan yang modern dan mampu mempertahankan loyalitas pelanggan masa kini. Tidak hanya untuk memperkuat pasar yang sudah ada, tapi keberadaan In-flight Wifi gratis ini juga ditujukan untuk mengaktivasi pangsa pasar baru yang saat ini belum tersentuh, misalnya seperti para millenials yang sering berpergian.”, tambah Nicodemus.

Komentar

BERITA LAINNYA