oleh

Pecah Kaca Kantor Batan, Kades Sebagin Dilaporkan ke Polisi

Babelpos.co /SIMPANG RIMBA–  Seorang kepala desa (Kades) Sebagin kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Darno dilaporkan oleh warga desa setempat ke aparat kepolisian terkait melakukan aksi pengerusakan terhadap kaca kantor milik Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional).

Kantor penelitian Batan tersebut berada di desa Sebagin kecamatan Simpang Rimba. Kejadiannya pada Sabtu (5/11/2016) pagi sekitar pukul 09:30 Wib yang dilakukan oleh sang Kades. Perbuatan sang Kades inipun langsung dilaporkan oleh Alvikar Moris (36) anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Sebagin ke Polsek Simpang Rimba.


Loading...

Kapolres Basel, AKBP Satria Rizkiano SiK MSi melalui Kasat Reskrim, AKP Erwan Yudha Perkasa SiK kepada Babel Pos membenarkan kejadian tersebut. “Kasus ini masih dalam pengembangan dengan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan pelapor,” ungkap Erwan, Minggu (6/11) sore menjelaskan pelapornya Alvikar Moris (36) warga desa Sebagin dan 2 orang saksi yang juga warga desa Sebagin, yaitu Rusullah (20) dan Suki (22).

Menurut keterangannya pelapor, lanjut Erwan, saat itu pelapor (Alvikar Moris) mendengar terlapor (Darno) marah-marah di handpone (HP). Mendengar hal tersebut kemudian Alvikar pun bertanya ke Darno. Namun, Darno tidak memberikan tanggapan atas kemarahannya tersebut di depan kantor penelitian Batan desa Sebagin.

“Setelah itu terlapor mengambil batu dari sebelah rumah Budi dan melemparkan batu tersebut ke kaca sebelah kiri kantor Batan sambil memaki-maki,” jelas Kasat Reskrim menambahkan berdasarkan keterangannya pelapor, Alvikar Moris. Bahwa terlapor, Darno juga melemparkan batu ke bagian depan kaca kantor Batan sehingga menyebabkan salah satu pekerja kantor Batan mengalami luka dibagian pelipis mata.

“Salah satu pekerja kantor Batan mengalami luka dibagian pelipis mata dikarenakan terkena serpihan kaca yang pecah,” ujar Erwan seraya menegaskan bahwa kasus tersebut saat ini masih dalam pengembangan dan pemeriksaan saksi-saksi.

Komentar

BERITA LAINNYA