oleh

Nah, Koruptor Ramai-Ramai Ajukan Grasi

KEPUTUSAN Presiden Joko Widodo memberikan grasi kepada mantan Gubernur Riau Anas Maamun, dinilai sebagian kalangan sangat klasik, faktor kesehatan. Ini seperti membuka celah bagi para koruptor untuk segera mengajukan grasi dengan alasan yang sama.

——————-

Loading...

”INI celah. Celah lebar. Semua bisa mengajukan alasan yang sama. Faktor kesehatan. Mengindahkan fakta dan prilaku yang sudah dilakukan oleh koruptor. Bisa jadi, dari kasus Anas Maamun, semua yang ada disel sekarang, ramai-ramai ajukan grasi,” tandas Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono, kepada Fajar Indonesia Network (FIN) kemarin.

Semua pihak, sambung dia, sangat menghargai pertimbangan dan keputusan Presiden. Apalagi Grasi itu merupakan hak Presiden untuk diberikan pada siapapun warga negara Indonesia yang terkena hukuman akibat melakukan tindak pidana.

Dimana grasi merupakan upaya hukum istimewa, yang dapat dilakukan atas putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Menurut Pasal 1 (1) UU No. 22/2002, Grasi adalah pengampunan berupa perubahan, peringanan, pengurangan, atau penghapusan pelaksanaan pidana kepada terpidana yang diberikan oleh Presiden.

Komentar

BERITA LAINNYA