oleh

Masyarakat Lepong Dapat Dukungan DPRD

*Cabut Izin Usaha Perkebunan Sawit PT. SNS
*Permasalahan Sejak Dari Tahun 1996

TOBOALI – Perjuangan masyarakat dari 4 desa Kecamatan Lepar Pongok (Lepong), Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk mencabut izin usaha atau izin Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit milik PT. Swarna Nusa Sentosa (SNS) hingga kini masih terus bergulir.

Loading...

Perjuangan yang dilakukan oleh masyarakat dari 4 desa, meliputi Desa Penutuk, Tanjung Sangkar, Tanjung Labu dan Desa Kumbung telah berlangsung sejak tahun 1996 silam hingga sekarang. Namun, kali ini perjuangan itu semakin bergulir dengan adanya dukungan langsung dari kalangan legislator ‘Wakil Rakyat’ DPRD setempat.

Sebelumnya perjuangan masyarakat Lepar Pongok sempat terhenti. Tetapi, setelah dipicu dengan pembangunan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) atau dermaga yang tidak memiliki izin dari instansi terkait serta pengerusakan lingkungan hidup berupa kawasan hutan bakau atau mangrove, akhirnya membuat masyarakat di 4 desa itu kembali bergejolak dan berkasi. Bahkan, dugaan atas permasalahan itu telah dilaporkan oleh masyarakat ke Unit II Tindak Pidana Khusus (TIPIDSUS) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Basel, dengan didampingi oleh Erdian SH dari Kantor Hukum Erdian SH dan Associates, Toboali.

Komentar

BERITA LAINNYA