oleh

“Kitalah Penentu Harga Timah Dunia”

*Kemenperindag: Doorong Jadi Penentu Harga
*Gubernur: Sudah Dinantikan
*Dirut: PT Timah Melihat Bursa yang Memberikan Manfaat Optimal
*Soal Saham 10%, Gubernur Berjuang, Dirut No Problem

DUA badan usaha milik negara (BUMN) yaitu PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) dan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) bersinergi dalam hal perdagangan komoditas timah di PT Bursa Berjangka Jakarta di Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Loading...

——-

“BURSA Timah yang diresmikan dan bagian dari BUMN merupakan bentuk kemitraan strategis dalam rangka mengoptimalkan potesi komoditas timah bagi seluruh pemangku kepentingan,” kata Direktur Utama PT Banda Ghara Reksa (BGR) Logistics, M Kuncoro Wibowo dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Dikatakannya, langkah tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) agar senantiasa dapat meningkatkan nilai tambah bagi BGR Logistics, KBI, dan pemerintah.

Diresmikannya Bursa Timah dengan KBI sebagai penjamin dan BGR Logistics sebagai pengelola gudang perdagangan fisik timah murni, katanya, akan mendukung pelaksanaan Perdagangan Timah Murni Batangan di Bursa Timah sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2018 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 44/M-DAG/7/2014 Tentang Ketentuan Ekspor Timah.

Kuncoro mengatakan sebagai penyedia jasa logistik terintegrasi, BGR Logistics mendukung pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang ingin memanfaatkan sumber daya alam (SDA) untuk mensejahterakan rakyat, mendukung perekonomian daerah, serta menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada.

Komentar

BERITA LAINNYA