oleh

Kapolda Bentuk Tim Khusus Sijuk

PANGKALPINANG – Kapolda Bangka Belitung, Brigjen Anang Syarif Hidayat, telah melakukan gelar perkara terkait penanganan kasus tambang ilegal di Sijuk, Kabupaten Belitung yang terjadi pada November 2019 lalu. Dikatakan Kabid Humas, AKBP Maladi, gelar perkara dilakukan pada Senin (13/1) lalu dengan hasil penyelidikan kasus tersebut terus berlanjut. Bahkan Polda membentuk tim khusus yang terdiri dari tim penyidik Ditkrimum dan Ditkrimsus untuk mempercepat penanganan kasus. Sekaligus untuk mendapat kepastian hukum penanganan kasus ini secara cepat.

“Senin lalu dilaksanakanya gelar kasus terkait peristiwa di Sijuk Belitung beberapa waktu lalu. Gelar itu dipimpin langsung oleh bapak Kapolda. Hasil gelar kasus ini akan menjadi acuan dalam mengambil langkah-langkah selanjutnya terkait penanganan kasus. Kapolda juga telah membentuk tim khusus guna mempercepat dan memperlancar penangananya,” kata Maladi kepada harian ini kemarin (15/1).

Loading...

Maladi mengungkapkan, dari hasil gelar kasus, terungkap kasus tidak saja memunculkan tindak pidana tunggal. Melainkan beberapa tindak pidana lain yang saling berkaitan. “Jadi ini semua mempertegas tidak ada henti. Tapi tetap lanjut,” sebut perwira dengan 2 melati di pundak.

Dalam kasus ini publik berharap agar proses hukum terus berlanjut. Walau sudah ada saling memaafkan antar dua belah pihak. Ini disampaikan pihak DPR-RI, aktivis hingga praktisi hukum. Mengingat perkara ini bila sampai terhenti begitu saja, maka akan berdampak negatif ke depanya dalam penegakan hukum tambang ilegal. Apalagi tambang liar terus marak, sementara pihak cukong dan pemilik modalnya terkesan tak tersentuh hukum.

Komentar

BERITA LAINNYA