oleh

Ini Masalah Serius, Pemkab & DPRD Basel Harus Hadir

Chimot: Penindakan Hukum Harus Fair
TOBOALI – Praktisi hukum Bangka Selatan (Basel), Erdian SH menilai perusahaan PT. Swarna Nusa Sentosa (SNS) yang bergerak pada bidang usaha perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Pulau Lepar Pongok (Lepong), Provinsi Bangka Belitung (Babel) diduga kuat telah melakukan berbagai pelanggaran.

Salah satunya, pelanggaran atas pembangunan dermaga atau Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) yang tidak memiliki izin resmi dari instansi terkait serta pengerusakan lingkungan hidup berupa kawasan hutan bakau dan mangrove.

Loading...

Selain itu, keberadaan perusahaan tersebut selama ini dinilai tidak memberikan kontribusi apapun ke 4 desa yang ada di Pulau Lepar Pongok, meliputi Desa Penutuk, Tanjung Labu, Kumbung dan Desa Tanjung Sangkar. Sehingga, akhirnya atas berbagai dugaan permasalahan itu memicu masyarakat di 4 desa tersebut bereaksi mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Basel untuk segera mencabut izin Hak Guna Usaha (HGU) PT. SNS.

“Banyak hal atas dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT. SNS selama berusaha di daerah Kabupaten Bangka Selatan tepatnya di Kecamatan Pulau Lepar Pongok. Ini masalah besar dan sangat-sangat serius.

Komentar

BERITA LAINNYA