oleh

Huzarni Bertekad Tetap Tempuh Jalur Hukum

*Jalur Komunikasi Sudah Tertutup
*Laporan Dugaan Pemalsuan Dokumen, Lanjut
Babelpos.co  PANGKALPINANG – Dugaan pemalsuan dokumen syarat pensiun yang dilakukan oleh 5 orang pejabat eselon 4 hingga eselon 1 mendapat sorotan masyarakat. Khususnya kalangan PNS Pemprov Babel yang umumnya menganggap pengaduan mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Huzarni Rani ke Polda Babel dianggap terlalu berlebihan.

Ditemui di Rumahnya, Minggu (14/5), mantan Pj Bupati Bangka Barat dan mantan Pj Bupati Bangka Selatan itu, menyatakan bahwa jalur hukum yang diambilnya merupakan pilihan sulit namun harus diambil.

Loading...

“Jalur komunikasi sudah tertutup. Sebab jauh sebelum usulan pensiun diajukan oleh Gubernur Babel tanggal 30 September 2016, saya menghadap Sekda Yan Megawandi tanggal 8 September 2016 agar proses pensiun saya sementara ditunda. Karena saat itu saya menghormati  proses hukum gugatan PTUN saya terhadap Gubernur Babel saat itu yang masih berproses. 14 september 2016, via chat WA saya kembali menyampaikan agar BKD Babel jangan membuat persoalan baru dengan memproses pensiun saya yang sedang menggugat Gubernur Baru.

Berdasarkan putusan PTUN Palembang dan PT TUN Medan telah membatalkan SK Gubernur tentang pemberhentian saya sebagai kadishub Babel, dan membatalkan SK Gubernur tentang pengangkatan Sarjulianto sebagai kadishub Babel,” beber Huzarni.

Selain itu, putusan PTUN Palembang dan PT TUN Medan memerintahkan Gubernur saat itu untuk merehabilitasi nama baik penggugat dan mengembalikan  penggugat dalam kedudukan dan jabatan semula atau setara.

Komentar

BERITA LAINNYA