oleh

Edar Sabu, Warga Dusun Air Sampik, Air Bara Diciduk Polisi

TOBOALI – Peredaran gelap narkotika diwilayah hukum Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung tampaknya semakin merajalela. Hal itu dibuktikan dengan tertangkapnya salah satu pengedar narkotika jenis sabu yang beraksi diwilayah hukum Airgegas, Kamis (15/8/2019) sekitar pukul 09.30 Wib.

Pengedar sabu yang beraksi diwilayah hukum Airgegas itu berinisial Ros (25) warga Dusun Air Sampik, Desa Airbara Kecamatan Airgegas yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani sekaligus mengedarkan barang haram serbuk sabu.

Loading...

Atas perbuatannya itu Ros resmi menyandang status sebagai tersangka dan diamankan di Mapolsek Airgegas guna penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut. Barang bukti (BB) serbuk sabu yang berhasil disita dari tersangka Ros sebanyak 1 kantong plastik dengan berat 2,36 gram dan I pucuk senjata api (Senpi) jenis airsoftgun.

“Selain itu, barang bukti lainnya berupa 1 unit timbangan digital, handpone 2 unit, korek api gas 4 buah, plastik bening untuk pembungkus sabu sebanyak 1 bundel, sekop plastik 2 buah, plastik bening bekas sabu 2 lembar dan uang tunai Rp 500.000,” ungkap Kapolres Bangka Selatan, AKBP Aris Sulistyono melalui Kabag Ops, Kompol Rusnoto kepada babelpos.co, Kamis (15/8).

Penangkapan terhadap tersangka Ros, lanjut Rusnoto dipimpin langsung Kapolsek Airgegas, Iptu Amri. Sebelumnya, sekitar pukul 08.30 Wib anggota Polsek Airgegas mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di salah satu rumah di Dusun Air Sampik Desa Airbara yang dihuni tersangka Ros sering digunakan sebagai tempat untuk transaksi atau jual beli narkotika jenis sabu.

Komentar

BERITA LAINNYA