oleh

Dua Sisi Mata Uang, Pangkal-Pingkon

Ditulis: Akhmad Elvian – Sejarawan dan Budayawan Bangka Belitung , Penerima Anugerah Kebudayaan —

SECARA harfiah, pengertian “dua sisi mata uang”, adalah satu sisi bergambar berbeda dengan sisi yang lain pada satu coin, karena tidak ada mata uang/coin yang bergambar sama pada kedua sisinya, maka kata atau kalimat dua sisi mata uang banyak dipakai untuk menggambarkan satu pemahaman yang saling berlawanan, berbeda posisi atau apapun.

Loading...

Dua sisi mata uang juga bermakna dua identitas yang berada dalam satu entitas. Pangkalpinang memiliki coin atau token picis mata uang dengan dua sisi yang berbeda (pitis atau picis van Pangkalpinang berangka Tahun 1217 H/1802 M). Sisi muka (ngian hin sun ki) menggunakan kata/aksara bahasa Cina dan satu sisi belakang (ngian hin hap li) menggunakan kata/aksara Arab Melayu atau Pegon.

Sangat unik pada sisi muka mata uang Pangkalpinang bertuliskan Pin Lang/Bin Lang/Pin Kong yang secara harfiah berarti “adil merata untuk semua masyarakat” dan Pin lang adalah nama diri sejenis pohon palma (areca catechu) yang endemik tumbuh di lokasi geografi Pangkalpinang saat didirikan.

Sementara itu pada sisi belakang coin atau token picis ditulis dengan huruf Arab Melayu “Haza Fulus Pangkal Pinang” yang berarti “Ini uang Pangkalpinang”. Dua sisi mata uang picis atau pitis Pangkalpinang menunjukkan secara filosofis, bahwa Pangkalpinang berdasarkan historis dibentuk dengan visi: Pangkal secara generic yang bermakana sebagai pusat segala aktivitas dimulai (pengkal), tempat berlabuh kapal (pengkalen), tempat perniagaan (ke pengkal), pusat distrik dan pemerintahan (Pangkal), serta secara spesific: Pinang/Pinlang atau Pinkong dengan visi adil dan merata untuk semua masyarakat.

Komentar

BERITA LAINNYA