oleh

DPRD Sayangkan KIP Masuk Matras, Masyarakat Tak Kondusif

SUNGAILIAT – Atas gejolak di Kelurahan Matras dampak dari masuknya Kapal Isap Produksi (KIP) membuat anggota DPRD Bangka, Magrizan sangat menyayangkan hal itu terjadi. Apalagi mengakibatkan warga nelayan tidak beraktivitas ketika KIP masuk pada Selasa (3/12) malam.

“Kita menolak keras masuknya KIP di perairan Matras apalagi masalah itu lah yang mengakibatkan masyarakat dibenturkan antara pro dan kontra. Namun kita tahu sejak dulu di Matras itu banyak murni yang menolak,” kata Magrizan.

Loading...

Menurutnya, konflik di Kabupaten Bangka sedang banyak terjadi dan sekarang kembali terjadi konflik di Matras. Hal ini membuat Kabupaten Bangka yang damai menjadi tidak kondusif.

“Baru saja konflik lahan di Desa Mendo, konflik tambak udang di Belinyu sekarang di Matras. Belum lagi konflik di Kenanga soal pabrik tapioka. Padahal sebelumnya untuk Matras ini aman sebelum ada rencana masuk KIP. Ini jadi beban sosial bagi kita, bagi pemda,” tegasnya.

Komentar

BERITA LAINNYA