oleh

Didit: Meski Damai, Proses Hukum Sijuk Tetap di Kepolisian

KETUA DPRD Bangka Belitung (Babel), Didit Srigusjaya kembali menegaskan bahwa keinginan penyelesaian kasus Sijuk secara kekeluargaan atau damai merupakan keinginan dari kedua belah pihak. Yakni, masyarakat penambang dan juga aparat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel. Dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) termasuk Wakil Gubernur, Abdul Fatah.

——————–

Loading...

BERDASARKAN informasi yang diterima, mediasi kedua belah pihak ini akan berlangsung hari ini, Selasa (17/12) di Belitung yang akan dipimpin langsung oleh Abdul Fatah.

“Info yang saya terima seperti itu. Yang mimpin (mediasi) bukan DPRD maupun Polda, tapi Pak Wagub sendiri. Saya tidak kesana karena saya akan menghadap pendemo di dewan,” ungkap Didit, Senin (16/12).

Didit menyebutkan, dalam permasalahan kasus Sijuk sendiri, DPRD Babel hanya menyampaikan aspirasi adanya keinginan diselesaikan secara kekeluargaan dari kedua belah pihak ke Kepolisian Daerah (Polda) Babel dalam rapat dengar pendapat yang dilaksanakan 4 Desember yang lalu.

“Menurut Pak Waka Polda itu (damai) tidak jadi masalah, namun proses hukumnya tetap berjalan. Bagaimana proses hukumnya pihak kepolisian lah yang tahu. Apakah hasil mediasi ini akan berpengaruh terhadap proses hukum tersebut, ini akan kita serahkan ke kepolisian,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Babel ini.

Komentar

BERITA LAINNYA