oleh

BPJS Tetap Naik, Kelas 1 & 2 100%, Kelas 3 65%

MASUK awal 2020, di tengah berbagai berita tentang bencana banjir, kenaikan iuran BPJS Kesehatan resmi diberlakukan sesuai dengan Perpres No. 75 Tahun 2019. Kenaikan ini berlaku untuk semua kelas dan klasifikasi peserta tanpa terkecuali yang tentu saja cukup memberatkan bagi peserta BPJS Mandiri.

——————

Loading...

PESERTA kelas 1 dan 2 mengalami kenaikan lebih dari 100% dari iuran semula. Sementara peserta kelas 3 mandiri naik sebesar 65% yang akan dialami oleh peserta dari Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP). Kedua kelompok ini sebetulnya berada dalam kondisi yang cukup rentan miskin dan selama ini sangat berat untuk memenuhi kewajiban membayar iuran BPJS.

Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati mengatakan, kenaikan iuran BPJS yang mulai diberlakukan ini sangat mengecewakan. Sebab pemerintah mengabaikan keputusan yang sudah dibuat bersama dengan DPR.

Dia mengatakan Pemerintah yang terdiri dari Kementerian Kesehatan, DJSN dan BPJS Kesehatan telah melakukan rapat maraton bersama dengan Komisi IX sampai dini hari sebanyak 2 kali yaitu pada 7 November 2019 dan 12 Desember 2019.

“Rapat dilakukan untuk mencari solusi bagaimana kenaikan iuran yang cukup besar ini tidak dilakukan, setidaknya bagi peserta kelas III dari PBPU dan BP karena akan cukup memberatkan ditengah situasi ekonomi yang masih lesu,” ujarnya saat ditemui di gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (3/1).

Komentar

BERITA LAINNYA