oleh

Alangkah Kuat Jika Tokoh Babel Kompak

*Yusril dan Ahok Malu jika Saham Babel di PT Timah Tbk Gagal

Oleh: Safari Ans – Salah Satu Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Babel —
”SEJAK zaman Orde Lama, tokoh Babel sudah terbiasa menggegerkan pentas nasional. Akibat ulah DN Aidit anak Belitung, Soekarno pun tumbang. Soeharto pun setelah berkuasa 32 tahun pun mundur atas nasehat anak Belitung Prof Dr Yusril Ihza Mahendra.

Loading...

Akibat ulah anak Belitung pula mampu menghadirkan demo terbesar di dunia, 15 juta orang penuhi kota Jakarta. Mereka mendemo Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok. Akibat gebrakan Eko Maulana Ali Bupati Bangka, Bangka Belitung (Babel) menjadi sebuah provinsi.

Betapa kecilnya kalau hanya sekedar memperoleh saham Babel di PT Timah Tbk. Tapi tokoh-tokoh Babel kini tak kompak. Terpecah. Berjuang sendiri-sendiri.”

———————-

DALAM dua bulan ini, media massa nasional sibuk memberitakan dua tokoh Babel. Kedua tokoh ini menjadi topik talkshow sendiri stasiun televisi. Prof Dr Yusril Ihza Mahendra menjadi tokoh sentral seputar kekuatan politik Presiden Joko Widodo. Ia menjadi menjadi penasehat hukum pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Ia juga menjadi isu sentral soal pembebasan Uztazd Abu Bakar Ba’asyir. Kawan seperjuangannya di Masyumi.

Sementara Ahok menghiasi laman berita nasional. Sekedar Ahok mau kawin saja jadi marak isunya. Ahok pilih partai politik saja ramai diperbincangkan. Kedua tokoh Babel ini menakutkan sekaligus disegani oleh kawan dan lawan politiknya.

Lalu sekedar Babel mendapat saham 10% di PT Timah Tbk seharusnya tidak sesulit meruntuhkan sebuah kekuasaan seperti dijelaskan di atas. Apalagi sudah ada presedennya, dimana Provinsi Papua sudah mendapatkan saham 10% di PT. Freeport Indonesia. Sehingga status saham Babel di BUMN ini menjadi sebuah keniscayaan.

Komentar

BERITA LAINNYA