oleh

Upsus Pertanian Babel Tanda Hitam Tingkat Nasional

*Sebagai Provinsi Pertama di Indonesia Lampaui Target LTT

Babelpos.co MERAWANG – Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Bogor terus menjalankan program Upaya Khusus (Upsus) di Bangka Belitung (Babel). Saat ini, setiap hari dilakukan pencatatan Luas Tambah Tanam (LTT) sekaligus juga menerapkan teknologi modern yang dihasilkan untuk pertanian.

loading...

“Upsus kita di Babel masih, dan saat ini terus dilakukan baik untuk pencatatan LTT maupun menggunakan teknologi pertanian.‎ Terutama dalam hal ini varietas unggul yang diterapkan di petani, dengan harapan luas tambah tanam dengan menggunakan varietas unggul baru ini semakin luas,” kata Kepala BBP2TP Bogor, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA, usai panen padi sawah Desa Kimak, Rabu (20/12).

Program Upsus pun kian melibatkan penyuluh, gapoktan, TNI, pemerintah daerah sebagai upaya terobosan untuk mengajak, menggugah rentang koordinasi yang ada agar semakin solid. Ia pun melihat, capaian dari program Upsus di Babel cukup bagus dengan varietas unggul dibanding menggunakan varietas lokal yang hanya mencapai hasil 2-3 ton/per hektar.

“Kalau kita lihat catatan BPS angkanya masih 2,8 ton per hektar (untuk varietas lokal). Dengan adanya varietas baru ini (unggul) produktifitasnya semakin baik. Hari ini saja bisa mencapai 5-6 ton per hektar. Bahkan sebetulnya secara spot-spot yang kita panen ada yang menghasilkan 7-8 ton per hektar,” sebut pria yang juga Penanggungjawab Upsus di Babel ini.

Komentar

BERITA LAINNYA