oleh

Uang Komite MAN 1 Dituding Bermasalah

*Wali Murid Lapor ke Ombudsman
*Kepsek Sebut Pelapor Mantan Ketua Komite Bermasalah
Babelpos.co  PANGKALPINANG – Salah seorang mengatasnamakan wali murid, Zh melaporkan Kepala Sekolah MAN 1 Pangkalpinang ke Ombudsman RI Perwakilan Bangka Belitung (Babel) . Laporan tersebut perihal penggunaan keuangan komite sekolah yang dituding melanggar aturan dan dianggap memberatkan siswa.

“Pihak sekolah sudah menyalahi aturan mengenai cara-cara komite, baik penggunaan anggarannya atau pertanggungjawabannya. Penggunaan anggarannya seharusnya ada rapat wali muridnya juga, sementara itu tidak ada. Sebagai orang tua wali murid kalau bisa uang komite itu dikurangi, karena dengan kondisi sekarang yang susah, hasil bumi serba murah,” ujar Zh yang minta namanya dirahasiakan saat dikonfirmasi wartawan di Pangkalpinang, Senin (1/10).

Ia memperkirakan jika dihitung per siswa uang komite di MAN 1 Pangkalpinang pada tahun 2018 besarannya bisa mencapai Rp1,5 miliar.

“Murid itu sekitar 1000 lebih, uang itu ada sekitar Rp1,5 miliar uangnya, tahun lalu saja Rp1,7 miliar. Kami juga bingung dengan Kanwil Depag itu bagaimana sih pengawasan mereka di tingkat sekolah. Jadi, kita akan melapor ke DPRD Provinsi juga,” ancamnya.

Menurut dia, semestinya sekolah itu hanya pengguna anggaran dan yang menentukan besaran uang komite adalah pengurus komite. “Tapi ini sekolah malah yang melakukan intervensi ke komite. Mereka juga tidak mengumpulkan wali murid, coba harusnya divoting setuju tidak? Harusnya kan seperti itu.

Tujuan komite itu untuk menunjang saja, ini saya katakan pungli (pungutan liar, red), dosa itu hukumnya,” sebutnya.

Dalam laporan tertulis ke Ombudsman Babel, dari uang komite, Rp90 juta per tahunnya dibagikan kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan kabag TU. “Kepala sekolah Rp1,5 juta per bulan. Sementara untuk uang transport Rp100 juta per tahunnya, sementara sekolah bangku-bangku kondisinya menyedihkan,” tukasnya.

Kepsek Bantah Semua Tudingan
Terpisah, Kepala MAN 1 Pangkalpinang, Tri Edi menampik tudingan tersebut. Kata dia, tidak benar bahwa pihaknya tidak pernah melibatkan wali murid karena memang wali murid itu diwakili oleh pengurus komite.

Komentar

BERITA LAINNYA