oleh

Tersangka Sam & Sol Mengaku Menyesal Ikut Mencuri

*Otak Pelakunya Adalah Wan & Kis
TOBOALI – Tersangka Sam dan Sol yang ikut terlibat dalam aksi pencurian barang milik Smelter PT Lautan Harmonis Sejahtera (LHS) di persimpangan jalan Desa Pasir Putih, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, menyatakan otak pelaku pencurian tersebut adalah Wan warga Desa Tukak dan Kis warga Desa Pasir Putih.

“Saya baru kali ini melakukan pencurian dan awalnya saya tidak tahu kalau diajak oleh Sol, Wan dan Kis untuk mencuri barang-barang, alat milik Smelter PT LHS,” jelas tersangka Sam dihadapan Kapolres Basel, AKBP Aris Sulistyono dan Kasat Reskrim, AKP Hari Kartono dan Kanit Reskrim Polsek Toboali, Ipda Rio Pranata Tarigan, saat konfrensi pers atas pengungkapan kasus pencurian, Rabu (27/2/2019) sore.

Tersangka Sam mengakui, mobil carry warna hitam yang dikemudikannya itu milik kakaknya untuk mengangkut dan membawa barang hasil curian dari lokasi Smelter PT LHS.

“Mobil carry itu saya pinjam sama kakak untuk mengangkut dan membawa barang hasil curian, sedangkan 2 unit sepeda motor Honda Scopy itu milik tersangka Wan dan Kis,” kata Sam seraya mengaku menyesal telah ikut serta dalam melakukan aksi pencurian bersama Sol, Wan dan Kis.

Komentar

BERITA LAINNYA