oleh

Support MXGP, Dinas UMKM & Koperasi Siapkan Stand bagi Pelaku UMKM

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyiapkan stand-stand bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi event Motor Xtreme Grandprix (MXGP) Pangkalpinang 2018. Produk yang dipajang merupakan produk-produk unggulan UMKM di Babel.

“Kita mengkoordinir UMKM yang akan mengisi stand di sekitar lokasi digelarnya MXGP. Yang ditampilkan merupakan produk UMKM yang sudah memenuhi persyaratan setidaknya sudah punya IRT (Industri Rumah Tangga),” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Babel, Elfiyena dijumpai di sela-sela meninjau lokasi pendirian stand-stand UMKM di GOR Sahabudin, Pangkalpinang, Selasa (26/6).

loading...

Dinas Koperasi dan UMKM, jelas Elfiyena, bersinergi dengan dinas pariwisata untuk penyiapan tenda atau stand. ” Untuk sementara sudah ada 50 UMKM dibawah binaan kita yang ikut dalam stand. Mereka dari kabupaten Bangka, Bangka Tengah, dan Pangkalpinang. Stand-stand yang disiapkan bagi UMKM ini tidak dipungut biaya alias gratis,” ujarnya.

Pihaknya, lanjut Elfiyena, memupuk kemandirian para pelaku UMKM untuk mensupport MXGP. ” Jadi jangan semuanya dari pemerintah, seperti dalam penyiapan lahan kami ajak mereka gotong royong. Karena ini milik mereka juga, jadi lokasi acara juga harus bersih,” pesannya.

Stand yang tersedia menyajikan berbagai macam produk UMKM, seperti pakaian, makanan ringan, kerajinan tangan, dan lainnya.

“Tidak hanya produk UMKM makanan, produk UMKM fashion juga ada seperti batik dan cual. Ada juga UMKM yang bergerak di bidang transportasi, setidaknya banner dia ada di stand,” imbuhnya.

Elfiyena berharap, dengan adanya kegiatan ini produk UMKM di Babel dapat di perkenalkan kepada masyarakat secara lebih luas, khususunya bagi pengunjung dari luar daerah dan mancanegara.

“Pertama produk-produk kita bisa dikenal lebih luas dari masyarakat luar daerah. Untuk itu, biar mempunyai daya tarik dari pengunjung stand, produk UMKM ini kita kemas dengan sangat menarik dan telah mempunyai standar,” ucapnya.

Harga produk UMKM, sambung dia, nantinya dibanderol dengan harga murah dan terjangkau bagi kantong penunjung.  “Mengenai harga, ya harga biasa. Kita tidak menaikkan harga, karena tempatnya gratis, jadi teman-teman jualnya pun murah karena tidak dibebankan biaya,” tukas Elfiyena. (Fiz)

Komentar

BERITA LAINNYA