oleh

SPBU A Yani Tetap Stop!

*Deni: Jika Terbukti Ada Pelanggaran Berat, Bisa Ditutup!
POLICE LINE di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan Ahmad Yani, yang dicabut pihak Kepolisian bukan berarti pertanda akan segera beroperasi kembali. Karena izin operasi ada di Pertamina.

———————-

loading...

SALES Representatif Depo Pertamina Pangkalbalam, Deni Nugrahanto, menyatakan soal police line itu tidak ada sangkut pautnya dengan Pertamina. Pihaknya hingga kini melalui tim safety Pertamina belum turun ke lapangan untuk meneliti penyebab kebaran yang terjadi. ”Kalau police line telah dilepas, itu tak ada kaitan dengan Pertamina. Wilayah polisi dan kami berbeda,” katanya.

BACA: [Video] SPBU A Yani Pasar Pagi Terbakar

Sikap Pertamina dikatakan Deni Nugrahanto, tetap tegas yakni belum memberikan izin apapun untuk beroperasi kembali. Sehingga masyarakat diharapkan tidak perlu was-was terkait kabar SPBU tersebut akan beroperasi dalam waktu yang cepat. “Belum, belum bisa beroperasi mereka. Apalagi kasus kemarin (kebakaran mobil pengerit.red), sangat membuat masyarakat cemas karena membahayakan keselamatan,” ujarnya.

BACA: SPBU ‘Ngaku’ Kecolongan, Ah Apa Iya?

Pertamina tidak mudah memberikan izin operasi kembali. Dimana tim investigasi akan turun ke lapangan terlebih dahulu guna mengecek sejauh mana penerapan standar keselamatan yang ada. Baik di fasilitas maupun operator di lapangan. “Kita tidak mudah memberikan izin untuk beroperasi kembali. Bahkan kalau terbukti ada pelanggaran berat, bisa ditutup operasinya,” tegasnya.

BACA: SPBU A Yani Bisa Tutup?

Beberapa orang warga yang sering mengisi BBM di sana sempat menuturkan kekhawatirannya akan terulang kembali kejadian serupa. Salah satunya Ahmad warga sekitaran Pasar Pagi yang merasa was-was karena sudah 2 kali kejadian kendaraan terbakar di SPBU 24 331 102. “Dulunya itu terbakar motor ngerit, Vespa, warga jadi panik. Kemarin giliran mobil pengerit juga terbakar, sampai menimbulkan korban. Kasihan warga jadi tak tenang saat ngisi BBM,” tuturnya.


Seharusnya pihak SPBU harus tegas dan disiplin dalam menerapkan aturan dari Pertamina. SPBU jangan berorientasi profit semata melainkan harus melihat sisi-sisi keselamatan dan kenyamanan pengunjung. “Mestinya setiap kendaraan pengerit harus ditindak tegas, jangan dilayani. Tetapi kan terus menerus tak dihiraukan karena demi keuntungan, hingga akhirnya malapetaka,” ujarnya. (eza)

Komentar

BERITA LAINNYA