oleh

“Seger Jadi Walikota, Tinggal Telepon Pacak Nolong Orang”

PANGKALPINANG – Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil sempat terucap bahwa menjadi seorang walikota sangat enak. Sebab, katanya, hanya melalui telepon dirinya bisa membantu masyarakat Kota Pangkalpinang.

Ucapan ini dia lontarkan usai menerima sejumlah guru honorer dalam program Jumat Bahagia dikediaman dinasnya, Jumat (29/3/2019). Dalam pertemuan itu, para guru honorer mengeluhkan soal gaji yang sudah tidak diterima sejak Januari hingga Maret 2019.

Loading...

loading...

Mendengar keluhan ini, Molen sapaan akrab Maulan Aklil langsung menelpon Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang, Agus Fendi. Tak lama kemudian, orang nomor satu di Kota Pangkalpinang itu juga menelpon Kepala Bank Sumsel Babel.

Dalam telepon itu, Molen meminta agar Bank Sumsel Babel segera mencairkan gaji para guru honorer tersebut.

“Insya Allah secepatnya gaji guru honorer ini cair. Memang seger jadi walikota, tinggal telepon pacak nolong orang,” celetuk Molen yang disambut gembira para guru honorer.

Ditemui Babel Pos usai program Jumat Bahagia, Molen mengatakan, keterlambatan gaji honorer tersebut dikarenakan adanya perubahan sistem penggajian. Jika sebelumnya dibayar secara cash, namun tahun ini dibayar dengan sistem non tunai atau transfer ke rekening Bank Sumsel Babel.

Komentar

BERITA LAINNYA