oleh

Satpol PP Razia Warnet dan Panti Pijat di Sungailiat, Hasilnya?

Babelpos.co  SUNGAILIAT – Satpol PP Kabupaten Bangka mendatangi sejumlah warnet dan panti pijat di Sungailiat, Kamis (11/10/2018) siang karena sebagiannya beroperasi tanpa mengantongi izin. Selain itu Satpol PP mengimbau pengelola warnet agar tidak memperkenankan anak sekolah bermain dan buka larut malam, serta kepada pengelola panti pijat diminta tidak memberi layanan prostitusi.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bangka melalui Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Achmad Suherman, mengungkapkan, ada 3 warnet dan 7 panti pijat yang didatangi dalam razia dipimpin Danton sekaligus ppns Satpol PP Bangka, Hery Hermanto. Pihaknya memeriksa perizinan warnet dan panti pijat serta menindaklanjuti laporan warga adanya anak sekolah dan anak dibawah umur yang kerap bermain di warnet namun pada jam-jam tak semestinya.

loading...

“Kita cek perizinannya, anak-anak sekolah yang siapa tahu aja nongkrong. Termasuk juga PNS di panti pijat, karena kalau siang masih jam kerja tidak diperkenankan. Untuk perizinan ada 1 warnet yang sedang dalam proses,” ujar Achmad Suherman usai razia kemarin.

Dalam hal ini pihaknya lebih melakukan imbauan agar pengelola warnet maupun panti pijat mengurus izin yang belum ada ataupun izin yang sudah habis. Selain itu pengelola warnet diminta tidak mengizinkan bila ada anak sekolah ataupun anak dibawah umur yang datang bermain saat jam sekolah, memakai seragam sekolah, ataupun bermain hingga larut malam.

“Walau kita tidak menemukan PNS di panti pijat saat jam kerja tapi kita tetap akan melakukan kegiatan ini dalam waktu-waktu tertentu. Untuk beberapa pegawai panti pijat yang tidak punya KTP kami sarankan untuk segera diurus. Panti pijat terus kita awasi jangan sampai menjadi tempat prostitusi terselubung,” tegasnya.

Komentar

BERITA LAINNYA