oleh

RSBT Kehilangan Sosok dr Rio

RASA kehilangan terhadap Dokter Rio Nanda Pratama yang menjadi korban Pesawat Lion Air JT-610 di Perairan Kerawang, Jawa Barat, belum lama ini, tidak hanya dirasakan pihak keluarga. Namun juga dirasakan keluarga besar RSBT Pangkalpinang, dimana tempat dr Rio bekerja.

—————

loading...

SALAH satunya, Direktur Utama RSBT Pangkalpinang, Yenita mengaku merasa kehilangan sosok Dokter Rio Nanda Pratama. Dokter Rio Nanda Pratama bekerja Desember 2017 lalu, kendati terbilang baru namun almarhum adalah pekerja keras dan baik kepada siapa pun dan cepat akrab kepada teman kerjanya.

“Ia seseorang yang tidak hentinya untuk belajar, semoga kita semua bisa seperti almarhum yang rajin belajar serta beribadah dan selalu tepat waktu. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan dilapangkan di surga serta khusnul khotimah,” kata Yennita dengan suara bergetar.

Sementara, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Bangka Belitung, dr Adi Sucipto mengatakan pihaknya merasa kehilangan adik sekaligus rekan kerja.

“Sebelum kejadian jatuhnya pesawat Lion Air JT610, berapa waktu lalu, Dokter Rio sering bercerita kepada saya kalau ia mau mengambil doktor spesialis. Tapi Tuhan berkehendak lain dan memanggil Dokter Rio dengan cepat,” kata dr Adi dengan raut sedih.

Komentar

BERITA LAINNYA