oleh

People Power ala Amien Rais Tuai Banyak Kecaman

PEMILIHAN umum presiden (pilpres) tinggal menghitung hari. Berbagai cara dilakukan elite politik untuk bisa memenangkan kontes lima tahunan itu. Seperti Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais. Alih-alih mensosialisasikan program capresnya dan mengajak pemilih ke tempat pemungutan suara, dia memilih menyampaikan hal kontroversial terkait People Power.

Minggu (31/3) di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Amien mengatakan, Apel Siaga Umat 313 itu digelar untuk mencegah kecurangan pemilu. Saat itu, Mantan Ketua MPR itu siap menggelar People Power, karean aksi itu menurutnya bagian dari demokrasi.

loading...

“Kalau nanti terjadi kecurangan (pemilu), kita enggak akan ke MK (Mahkamah Konstitusi). Enggak ada gunannya, tapi kita (pakai) people power,” tegasnya.

Amien juga mengatakan, kekecewaan terhadap MK terjadi pada Pilpres 2014. Saat itu, dia mendukung kubu capres-cawapres Prabowo-Hatta Rajasa. Hasil pemilu menyatakan bahwa Jokowi-Jusuf Kalla sebagai pemenang dan berhak menjadi presiden. Timnya lantas mengajukan gugatan ke MK terkait perselisihan hasil pilpres. Namun, semua gugatannya ditolak.

Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono angkat bicara soal pernyataan Amien Rais itu. Dia menegaskan, kalau ucapan Amien bisa dianggap masuk dalam kategori Contempt of Court. Dengan kata lain, Amien Rais dianggap sudah meremehkan martabat dan kehormatan sebuah lembaga peradilan.

Komentar

BERITA LAINNYA