oleh

Mengintip Desa Terong, Mengintip Ambisi: Belitung Geopark Dunia

TERONG berhasil berubah dari desa yang hancur akibat galian timah ke desa jujukan wisata. Upaya menjadikan Belitung geopark dunia juga diharapkan kian membuka kesadaran warga bahwa mereka punya banyak kekayaan lain di luar timah.

—————-

loading...

DI pusat desa wisata itu dua gazebo telah berdiri. Ditambah sebuah resto, area pemancingan alam, dan kolam renang alam.

Kolam renang alam? Ya, kolam renangnya memang alami. Memanfaatkan sungai desa. Airnya sangat jernih. Dasarnya jelas kentara dari atas jembatan kayu yang menghubungkan sisi kanan dan kiri sungai.

Sebuah keelokan yang tak terbayangkan bisa didapat dari bekas galian timah. ”Dulu rawa semua. Betul-betul hancur, tidak bisa diinjak sama sekali,” ungkap Iswandi, warga desa tempat bekas rawa itu berada, Desa Terong, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Iswandi itulah yang jadi pelopor perubahan di Terong. Dari sebuah desa yang, dalam bahasa Iswandi, jangankan disinggahi, dilirik saja tidak, jadi jujukan wisata baru.

Bahkan, kini Terong dipilih Badan Pengelola Geopark Belitung sebagai satu di antara 10 geosite (situs peninggalan geologi) yang diprioritaskan untuk dikembangkan. Sepuluh tempat itu yang jadi ujung tombak Belitung agar kelak bisa ditunjuk Unesco (badan PBB yang mengurusi pendidikan, sains, dan kebudayaan) sebagai geopark dunia. Seperti Gunung Batur dan Pegunungan Sewu.

Komentar

BERITA LAINNYA