oleh

KOPASSAS Kembali Berbagi Nasi Kotak GJS Atok Kulop

Ikatlah kelapa dengan tali
Janganlah lupa ikan dibawa
Masa muda belajar peduli
Masa tua insya Allah bahagia

PANGKALPINANG – Tak ada cinta, maka tak ada kehidupan manusia. Karena cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih, dan kasih sayang. Sifat emosi positif ini dimiliki tiap orang yang salah satu bentuknya, dimanifestasikan dalam bentuk kepedulian. Atas dasar cinta, mampu menggerakkan orang untuk lebih peduli dan perhatian pada sesama.

Karena faktor cinta pula, yang meneguhkan Gerakan Jumat Sedekah, hingga terus melaju. Konsisten berbagi 500 nasi kotak, GJS kini sudah berada di pekan 93, kian dekat menembus pencapaian angka tiga digit. Konsistensi gerakan anak-anak muda ini banyak mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Bukan apa yang diberikan, tapi sikap konsistensi dari yang mereka lakukan.

Di Jumat, 4 Januari 2019 ini, menjadi istimewa, karena tim GJS dalam pendistribusian dibantu oleh Komunitas Pencinta Alam Sosial Syaikh Abdurrakhman Siddik (KOPASSAS). Mereka adalah para mahasiswa yang menaruh rasa peduli dan kecintaannya kepada alam dan lingkungan sosialnya. Terasa klop dan pas, ketika ikut dalam distribusi GJS. Ini adalah kali kedua KOPASSAS ikut serta.

Nurul Husna, Bendahara KOPASSAS, mengatakan kegiatan berbagi nasi kotak GJS terasa meneguhkan kecintaan dan kepeduliannya pada sesama. Terlebih, di tiap uluran nasi kotak yang disampaikannya, mendapat penerimaan yang luar biasa hangat dan bersahabat dari orang-orang yang ditemuinya.

“Saya jadi sangat senang ikut membagikannya. Ada perasaan bahagia ketika bertemu saudara-saudara kita,” kata mahasiswi semester V IAIN SAS itu.

Komentar

BERITA LAINNYA