oleh

Ketika Timah Masih Mendominasi Ekonomi Babel

*Optimis Sektor Lain Turut Beri Sumbangan
PANGKALPINANG – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masih bergantung dengan pertimahan. Sektor tambang timah hingga saat ini masih memberikan kontribusi bagi perekonomian Babel lebih dari 30 persen. Hal ini diungkapkan Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Babel, Joko Triadhi saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (20/2).

————————–

loading...

“PERTAMBANGAN timah ini sebagai pembentuk produk domestik regional bruto (PDRB) paling utama di Babel. Dia juga masuk ke beberapa sub sektor, yakni sub sektor pertambangan sendiri dan penggalian sekitar 14 persen dan masuk juga ke industri pengolahan logam timah yang juga menyumbang 16-17 persen. Artinya, dari 2 sektor dan sub sektor ini saja sudah memberikan 31 persen lebih bagi perekonomian Babel, belum lagi di perdagangan atau ekspor kita juga yang didominasi oleh komoditi timah,” paparnya.

Joko juga menerangkan bahwa pertumbuhan ekonomi Babel, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 2018 secara (year-on-year), sebesar 4,45 persen. Pertumbuhan ini cenderung lebi stabil jika dibanding 2017 yang mencapai 4,47 persen.

“Pemerintah Babel sebenarnya menargetkan bisa mencapai 5 persen. Sampai triwulan III tahun 2018, harapan pemeritah tersebut semakin optimis, karena ekonomi kita sempat tumbuh 4,7 persen. Hanya saja, ternyata kembali mengalami pelambatan di triwulan IV tahun 2018 yang disebabkan oleh ekspor menurun dibanding triwulan sebelumnya,” ujarnya.

Tahun 2019, Pemprov Babel kembali menargetkan pertumbuhan ekonomi lebih di atas 4,7 persen. Target ini cukup optimis bisa dicapai karena Babel punya potensi yang cukup besar. Tinggal nanti, bagaimana semua pihak di Babel lebih mampu memainkan upaya dan strategi yang sudah disiapkan dan akan dilaksanakan?

Komentar

BERITA LAINNYA