oleh

Ini Bahayanya Politisasi Simbol Agama!

*Hati-hati Modal Simbol Agama Bisa Berujung Perpecahan
JAKARTA – Menjelang Pemilu 2019 politisasi agama memang menjadi perbincangan hangat saat ini. Tentu elemen masyarakat menjadi hati-hati terhadap kondisi itu.

Bahayanya politisasi simbol agama ini mengemuka dalam diskusi bertema “Pilpres dan Politisasi Simbol Agama”, Kamis 4 April 2019 di Cikini, Jakarta Pusat.

Loading...

loading...

“Sebenarnya politik harus jadi ekspresi pemikiran, tidak boleh dibawa jadi ekspresi perasaan. Karena dibawa ke ekspresi pemikiran yang lahir adalah narasi dan gagasan.

Kalau dibawa ke ruang emosi justru akan melahirkan emosi,” kata Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah Dzul Fikar Ahmad, yang menjadi pembicara dalam diskusi tersebut.

Menurut Dzul Fikar, ruang politik harus jadi ruang ekspresi pemikrian, bukan perasaan. Kalau jadi ruang perasaan, kata dia politik tidak beda dengan yang digambarkan dalam film Dilan.

Terlebih paska reformasi harusnya politik tumbuh jadi peradaban, lahir dari pemikiran. Yang membuat kenapa simbolisasi agam jadi sedemikian marak, karena ruang politik kita digiring ke ekspresi perasaan.

Komentar

BERITA LAINNYA