HISTORI

KAMPUNG BINTANG

Oleh: Akhmad Elvian – Sejarahwan Bangka
KAMPUNG Bintang adalah salah satu contoh awal perkampungan di pulau Bangka yang didirikan oleh pekerja-pekerja tambang Timah dari Cina di bekas penambangan Timah (verlaten mijn).

—————–

PROSES penambangan Timah dengan Teknologi Kulit dan Teknologi Kolong yang memisahkan antara air kental tanah galian (tjiong) dengan pasir Timah dengan menggunakan roda air (tjiatiauw) menghasilkan lumpur tanah liat yang oleh orang Bangka dikenal dengan sebutan tai parit atau dalam istilah lainnya disebut tailing. Pada lokasi dekat tailing yang menumpuk, pekerja parit penambangan Timah kemudian mendirikan rumah-rumah bedeng (rumah kepung) sebagai tempat pemukiman mereka dan lambat laun pemukiman tersebut berkembang menjadi perkampungan yang mereka sebut dengan nama Nai Si Puk. Sebutan-sebutan menggunakan bahasa Cina dialek Hakka untuk berbagai istilah penambangan Timah di pulau Bangka masih melekat dan digunakan orang Bangka hingga saat ini seperti; Sakan (papan pengayak pasir), Camui (lubang galian), Kioktjo (cangkul atau pacul), Punki (keranjang kecil mengangkut tanah), Tamkon (pikulan punki), Tjiathong (palung air) dan banyak lagi istilah-istilah pertambangan Timah lainnya.

Orang Darat pribumi Bangka dan orang Melayu menyebut Nai Si Puk dengan kampung Bintang karena terjadinya “insiden bendera” atau perselisihan tentang bendera bergambar Bintang yang terjadi sekitar tahun 1927 Masehi, ditandai oleh peristiwa pemaksaan kehendak orang-orang Tionghoa pro-nasionalis di Pangkalpinang yang menghendaki digantinya bendera Tiongkok di sekolah HCS (Hollands-Chinese School) Pangkalpinang. Pada sekitar bulan November 1907 Masehi, orang-orang Tionghoa di Pangkalpinang yang umumnya pekerja pada parit penambangan Timah mendirikan Cabang Partai Persatuan Rakyat yang berpaham nasionalis. Partai ini kemudian pada tahun 1911 Masehi memproklamir namanya menjadi Kuo Min Tang (KMT) (Pinyin: Zhongguo Guomindang). Orang-orang Tionghoa di Pangkalpinang juga kemudian mendirikan partai Kuo Chang Tang (Pinyin:Zhongguo Gongchandang). Partai berpaham komunis ini didirikan di Cina pada bulan Juli tahun 1921 Masehi oleh Mao Zedong.

Sejak berdirinya dua partai di Cina termasuk pendirian cabangnya di Pangkalpinang, antara orang-orang Tionghoa di Pangkalpinang sering terjadi perselisihan dan mereka selalu membawa bendera masing-masing yang intinya bergambar Bintang. Orang-orang Darat pribumi Bangka dan orang Melayu kemudian menamakan kawasan Nai Si Puk yang pada waktu itu banyak berkibar bendera bergambar Bintang dengan sebutan Kampung Bintang.

Laman: 1 2 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

babelpos.co -- Harian Babel Pos / Jawa Pos Grup Gedung Graha Pena Bangka Jl. Jendral Sudirman No.10 Selindung Baru Pangkalpinang Telp: 0717-433335 Fax:0717-435724

Copyright © 2018 babelpos.co

To Top