oleh

Gaji Cuma UMR?, Coba Trik Ini Untuk Atur Keuangan

PENGHASILAN Upah Minimum Regional (UMR) yang tak memiliki banyak tunjangan untuk mereka yang sudah memiliki tanggungan, pastilah terasa berat. Namun, bukan berarti tidak bisa disiasati dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Perencana keuangan ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie mengatakan, agar penghasilan keluarga tidak cepat habis oleh pengeluaran yang besar, selain harus memiliki pos-pos keuangan, tapi juga harus dialokasikan sebaik mungkin.

Loading...

loading...

Pihaknya memberikan tips terkait besaran alokasi dana yang sebaiknya kita miliki, agar memiliki pengaturan keuangan yang sehat.

1. Tentukan besaran alokasi keuangan
Besaran alokasi keuangan, bisa ditentukan dalam persentase. Contoh besaran alokasi keuangan yang sehat adalah: 5 persen untuk Zakat, sedekah atau perpuluhan, 10 persen untuk persiapan dana darurat, 30 persen untuk biaya hidup, 30 persen untuk cicilan atau pinjaman, 15 persen untuk investasi dan 10 persen untuk gaya hidup.

Lihat kembali apakah yang menjadi kebutuhan dasar pokok, dan manakah yang bisa dikurangi. Sesuaikan dengan kemampuan, dan waspada dengan bocor halus.

2 Menghitung ulang cash flow
Seringkali seseorang tidak mengetahui bagaimana cashflow-nya yang sebenarnya. Untuk itu pencatatan sangat penting, agar dapat memantau berapa sebenarnya pengeluaran-pengeluaran yang terjadi.
Pengeluaran tidak terduga, dan pengeluaran yang tidak tercatat seringkali menjadi penyebab habisnya pendapatan.

Komentar

BERITA LAINNYA