oleh

DPRD Belum Berhenti ‘Rebutan’ Pulau Tujuh

*Bukti Arsip Belanda Disiapkan
PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tampaknya akan mati-matian mempertahankan status kepemilikan Pulau Tujuh sebagai bagian dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Status Pulau Tujuh sendiri sampai saat ini masih disengketakan bersama Kepulauan Riau (Kepri).

Serius dan yakin, Komisi I DPRD Babel pun terus mencari bukti yang menguatkan, termasuk mengumpulkan arsip-arsip Belanda. Arsip itu nantinya akan membuktikan bahwa Pulau Tujuh sebagai bagian provinsi Babel.

loading...

“Kita akan buat langkah strategis tentang kepemilikan pulau Tujuh yang ada di kabupaten Bangka. Kita miliki arsip-arsip yang akan ditunjukkan ke mahkamah agung atau ke mahkamah konstitusi untuk membuktikan kepemilikan pulau Tujuh. Kita tunjukkan bahwa pulau Tujuh milik Babel bukan milik Kepri,” ungkap Anggota Komisi I DPRD Provinsi Babel, Ferdiansyah kepada Babelpos, Jumat (25/1).

Ia menegaskan, legislatif akan pertahankan status kepemilikan Pulau Tujuh sampai titik darah penghabisan. Untuk itu, pihaknya akan mengumpulkan semua arsip-arsip perjanjian Belanda terkait Pulau Tujuh, termasuk perjanjian antara kesultanan Palembang dengan Kerajaan Lingga (Kepri).

“Berdasarkan arsip Belanda bahwa Pulau Tujuh itu masih bagian dari keresidenan Bangka Belitung, kita akan kumpulkan detil data-data arsip ini, termasuk fakta lainnya yang menguatkan pulau itu milik Babel dan bagian dari kabupaten Bangka,” kata Politisi Gerindra itu.

Komentar

BERITA LAINNYA