oleh

Disperindag Klaim Harga Beras Normal, Tapi Warga Ngeluh Mahal

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Dinas Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengklaim harga beras yang sempat menembus Harga Eceran Tertinggi (HET), kini sudah mulai normal. Namun, klaim tersebut berbanding 360 derajat dengan masih adanya keluhan warga yang membeli beras jenis medium dengan harga di atas HET.

Kepala Disprindag Babel, Yuliswan mengatakan pihaknya sudah melakukan pengawasan dengan tim dari Jakarta, untuk memastikan tidak ada harga beras yang dijual di atas HET di Babel.

loading...

“Kalau berdasarkan hasil pantauan kita, harga beras sudah mulai agak stabil. Insya Allah hari ini tidak ada yang jual beras di atas HET, tapi beberapa minggu lalu memang ada,” ujar Yuliswan kepada Babel Pos di ruang kerjanya, Kamis (25/1)

Ia menjamin harga beras akan tetap stabil. Sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57 tahun 2017 untuk Babel ditentukan HET beras premium Rp13.300 per kg, dan beras medium Rp9.950 per kg. Pihaknya, tegas Yuliswan, akan memberi sanksi tegas jika masih ditemukannya distributor menjual beras dengan harga di atas HET.

“Jika masih ditemukan, maka akan kita tarik berasnya sampai dengan pencabutan izin,” tegasnya.
Tingginya harga beras beberapa waktu lalu menurutnya, diakibatkan menipisnya cadangan beras karena belum memasuki musim panen dan faktor cuaca.

“Beberapa waktu lalu distibutor beli dari Jakarta juga tinggi, jadi mereka jualnya sampai Rp10 ribu bahkan lebih dari Rp10 ribu untuk beras medium. Tingginya harga beras karena waktu itu belum masuk masa panen dan pengaruh cuaca buruk,” tandasnya.

Komentar

BERITA LAINNYA