oleh

Dewan Pendidikan Babel Bawa Bahan ke Silatnas

*Sistem Pendidikan Indonesia Harus Diperbaiki
DEWAN Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengharapkan ke depan sistem pendidikan baik dalam lingkup nasional maupun khususnya di daerah Babel ke depan agar bisa di-review atau ditinjau kembali. Hal ini akan menjadi agenda Silaturahmi Nasional (Silatnas) Dewan Pendidikan se-Indonesia yang direncanakan tahun 2020.

——————————–

“KAMI sudah menggagas hal ini dengan teman-teman dewan pendidikan Jawa Barat dan daerah lain,”sebut Ketua Dewan Pendidikan Babel, Bustami Rahman kepada Babel Pos belum lama ini.

Ia menerangkan bahwa Silatnas akan membahas masalah pendidikan skala nasional secara lebih rinci dan luas, seperti hal yang bersifat makro dan satunya lebih bersifat teknis mikro. Apalagi rencananya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) akan dihadirkan dalam acara tersebut.

Mantan Rektor UBB 2 periode ini menjelaskan bahwa hal yang bersifat makro yaitu terkait sistem pendidikan secara nasional yang masih maju mundur hingga sekarang. Padahal, Indonesia sedang mengejar ketertinggalan atau minimal berdiri sejajar dengan kemajuan pendidikan yang ada negara maju. Salah satu upaya yang sedang berjalan yakni menerapkan sistem pembelajaran kurikulum13 (K-13).

Namun, evaluasi atas program K-13 belum optimal sampai sekarang. Seberapa sejauh ukuran tingkat keberhasilannya, daerah mana saja yang berhasil menerapkan K-13 masih belum diketahui. Dan, program full day school (FDS) juga menjadi salah satu sorotan dalam sistem pendidikan nasional karena masih menjadi pertanyaan banyak pihak.

“Bahkan, sempat beberapa waktu lalu pihak sekolah swasta juga menghadap ke kami untuk menyuarakan hal ini termasuk kepada Pak Gubernur, yang intinya mereka menyatakan bahwa sebenarnya kami berkeberatan terhadap kebijakan FDS ini,”sebutnya.

Komentar

BERITA LAINNYA