oleh

Dewan Pendidikan Awasi PPDB 2018/2019

Babelpos.co  PANGKALPINANG – Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB memang kerap masih menjadi persoalan, baik itu untuk usia anak-anak TK mau masuk SD, usia SD mau masuk SMP dan usia SMP mau masuk SMA. Hanya saja yang paling sering menjadi klimaks adalah usia TK mau masuk SD. Dan, karena itulah persoalan menyangkut usia ini pun sampai sekarang pun masih menjadi banyak temuan oleh Dewan Pendidikan Babel.

Sekretaris Dewan Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ibrahim mencontohkan masih banyak orang tua yang cenderung latah yang menganggap bahwa semakin cepat anak usia sekolah, maka akan semakin baik. Padahal sangat penting untuk juga melihat kesiapan seorang anak memasuki gerbang dunia pendidikan dari unsur kematangan tidak hanya fisik tapi juga mental atau phisikisnya.

loading...

Oleh karena itu pemerintah pusat pun lalu menetapkan idealnya usia anak-anak TK yang akan masuk SD adalah sekurang-kurangnya adalah 7 tahun. Karena pendidikan merupakan long time proses (proses jangka panjang), sehingga kalau “dipaksakan”, maka dikhawatirkan adalah soal ketidaksiapan anak -anak untuk menyerap ilmu yang lebih tinggi, sehingga kemudian akan timbul cepat jenuh.

Namun fenomena ini justeru disiasati oleh sebagian orang tua dengan cara mereka meminta surat keterangan dari rumah sakit jiwa (RSJ) yang digunakan untuk meyakinkan bahwa sang anak mereka memang sudah matang untuk masuk SD. Inilah yang masih jadi temuan dari waktu ke waktu. Karena persoalannya adalah menyangkut soal kesiapan umur.

“Kita menghimbau, yang pertama adalah mendorong agar orang tua jangan terjebak dengan stigma bahwa anak semakin cepat sekolah maka akan semakin cerdas, padahal di sisi lain kita juga perlu memperhatikan kecenderungan adanya potensi kejenuhan. Bahkan sebaliknya mungkin, kalau sang anak masuk dalam usia matang, maka akan lebih siap, nilai prestasi juga akan lebih baik,” ujar Ibrahim.

Ibrahim juga menyebutkan, bahwa dewan pendidikan Babel juga masih menemukan modus-modus lainnya, seperti kalau tidak diterima di SD A, maka orang tua akan memilih mengambil di SD lain yang juga sering kali diikuti ada faktor plus kehadiran saudara, teman dan sebagainya di sekolah tersebut.

Komentar

BERITA LAINNYA