oleh

Dampak “Setrum” PLTS, Dewan Prihatin Nasib Desa

*Dukung Aparat Hukum Usut Tuntas
*Tarmizi Langsung Panggil Camat dan Kades

Babelpos.co  SUNGAILIAT – Mencuatnya persoalan pengadaan lampu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di puluhan desa-desa Kabupaten Bangka yang dilakukan penyelidikan oleh Kejari Bangka membuat kades-kades dikumpulkan. Masalah dugaan korupsi itu pun tak lepas sorotan dari anggota DPRD Kabupaten Bangka.

loading...

Anggota DPRD Bangka daerah pemilihan kecamatan Pemali-Bakam, Sufiyan mewanti pihak desa dan pemkab Bangka. Hal ini supaya tak lagi terjadi persoalan serupa yang membuat pihak desa maupun pemda terkait masalah hukum.

“Penggunaan dana desa harus benar-benar sesuai dengan peruntukannya. Semua stake holder baik aparat penegak hukum, LSM, dan masyarakat luas harus mengkawal penggunaan dana desa, karena Undang-Undang desa telah mengamanatkan dana desa agar tidak diselewengkan oleh siapa saja, termasuk oknum aparat desa yang notabene sebagai pengguna anggaran,” kata Sufiyan saat dikonfirmasi Babel Pos, Kamis (23/8/2018).

Politisi dari fraksi Demokrat ini mengaku sangat prihatin apabila dugaan pengadaan lampu jalan PLTS tersebut terjadi indikasi korupsi. Ia pun menyatakan wajib mendukung aparat penegak hukum mengusut tuntas permasalahan tersebut.

“Mengingat negara kita adalah negara hukum, kita wajib menegakkan pemerintah yang bersih Good Governance dari praktek korupsi dan penyalahgunaan kewenangan dari mulai pemerintah desa,” tukasnya.

Kembali ia utarakan, dengan kerapnya desa-desa mengikuti bimbingan teknis dan pendampingan yang diselenggarakan pemerintah daerah bekerjasama dengan pemerintah pusat, tujuannya dalam rangka penggunaan dana desa tidak terjadi hal tak diinginkan. Sehingga tidak menyebabkan aparat desa melakukan kesalahan prosedur terkait penggunaan dana desa.

“Namun kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, biarlah aparat penegak hukum bekerja, dan kita menghormati proses hukum itu,” ujarnya.

Komentar

BERITA LAINNYA