oleh

BW Ditunjuk untuk Buktikan Serangan Fajar di Pilpres 2019

BADAN Nasional Pemenangan (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menunjuk mantan pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto sebagai ketua tim hukum. Pria yang akrab disapa BW itu ditunjuk untuk menangani sengketa pemilu 2019 yang mereka ajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan, BW ditunjuk untuk membuktikan telah terjadi korupsi politik di pilpres 2019 ini. Salah satunya bentuknya adalah money politic atau politik uang.

loading...

“Kenapa kami tunjuk Bambang Widjojanto, untuk melawan korupsi politik. Korupsi politik itu adalah serangan fajar. Itu luar biasa indikasinya,” ujar Andre dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (25/5).

Menurut Andre, BW merupakan salah satu pejuang pemberantasan korupsi. Sehingga sangat tepat jika yang bersangkutan menangani korupsi politik yang diduga terjadi di hajatan lima tahunan ini.

‎”Korupsi politik adalah nenek moyangnya korupsi. Jadi, kami memilih BW karena kami mau melawan korupsi politik. Dan kami berharap MK jangan masuk pusaran korupsi politik,” katanya.

Komentar

BERITA LAINNYA