oleh

Bupati Cabut Portal Pasar Tanjungpandan

TANJUNGPANDAN – Bupati Belitung Sahani Saleh mencabut besi tiang penghalang (portal) yang menyebabkan antrian di pintu penghubung antara Pasar Tanjungpandan dengan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN).

Hal itu dilakukannya saat hendak ngopi di kawasan Pasar Tradisional Tanjungpandan, Senin (24/12). Namun belum sampai ke warung kopi, ia melihat adanya antrian dan mendapat keluhan dari masyarakat di pintu penghubung tersebut.

loading...

Orang nomor satu di Belitung itu kemudian meminta kunci inggris dengan salah satu pedagang sekita. Dibantu beberapa masyarakat yang ada sekitar lokasi itu langsung membuka besi penghalang portal tersebut.

“Jangan sampai nanti masyarakat yang mau lewat marah-marah terlebih dahulu, mending kami lepaskan dulu, karena ini juga untuk kepentingan umum,” kata Bupati usai membuka tiang penghalang.

Menurut Sanem sapaan akrab Bupati, sebaiknya pemasangan pos atau portal otomatis sesuai dengan retribusi yang berlaku untuk masuk ke wilayah pelabuhan perikanan nusantara itu.

“Dari pada memasang tiang penghalang seperti itu, lebih baik memasang pos dan perlakukan sesuai dengan retribusi yang ada,” ujarnya.

PPN Hanya untuk Nambah Retribusi
Sementara itu, selang berapa menit setelah tiang penghalang dibuka, datang pihak dari Kasubag Tata Usaha Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tito Erza Laksana. Ia mengatakan tiang penghalang yang baru dipasang beberapa hari untuk menambah pemasukan daerah. Sebab, diduga banyak kendaraan yang keluar dan masuk dari pintu tersebut, padahal masuk pelabuhan seharusnya dikenakan biaya.

Komentar

BERITA LAINNYA