oleh

BPJS Kesehatan Bermasalah Melulu

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memang bermasalah melulu. Masalah terbaru lagi, tunggakan iuran program jaminan kesehatan nasional dari peserta bukan penerima upah dan bukan pekerja mencapai Rp 2,1 triliun pada 2018.

—————–

loading...

DIREKTUR Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso mengatakan, tunggakan iuran peserta dalam kategori mandiri menambah beban BPJS Kesehatan, yang sudah mengalami defisit akibat besaran iuran peserta yang tidak ditetapkan sesuai aktuaria.

“Kebanyakan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat dalam kategori tersebut tidak disiplin membayar iuran. Kolektibilitasnya 55-60 persen. Jadi dia membayar hanya saat sakit,” kata Kemal di Jakarta, Sabtu (25/5).

Menurut Kemal, kelompok peserta yang menunggak pembayaran iuran terdiri atas peserta yang sebenarnya mampu membayar, namun tidak disiplin dan peserta yang memang tidak mampu membayar.

“Peserta program dalam kategori mandiri banyak yang tidak disiplin membayar iuran karena tidak kena sanksi bila menunggak. Padahal pemerintah sebenarnya sudah mengeluarkan peraturan mengenai pengenaan sanksi terkait pembayaran iuran jaminan kesehatan nasional,” tuturnya.

Komentar

BERITA LAINNYA