oleh

Berawal dari Cekcok Mulut Berakhir dengan Bacokan

*Jon Hanya Pasrah Saat Dijemput Polisi Kerumah
TUKAK SADAI – Jon (35) warga Desa Tiram Bangka Selatan ini tak dapat berkutik dan hanya pasrah saat dijemput anggota tim Opsnal Pospol Unit Sadai dan Unit Reskrim Polsek Toboali pada Minggu (13/1/2019) sore, sekira pukul 15.30 dikediamannya.

Jon yang keseharian bekerja sebagai buruh harian ini diamankan anggota Pospol Unit Sadai dan Unit Reskrim Polsek Toboali, atas perkara tindak pidana penganiayaan yang dilakukan Jon terhadap Bimo (23) warga Desa Tiram pada Minggu (13/1) pagi sehingga mengakibatkan korban (Bimo) mengalami luka bacok dibagian rusuk sebelah kiri yang akhirnya harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Toboali.

loading...

“Untuk sementara Jon diamankan di Mako Polsek Toboali guna pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Pasal yang disangkakan terhadap Jon, Pasal 351 Ayat 2 KUHP,” kata Kapolres Bangka Selatan, AKBP Aris Sulistyono melalui Kapolsek Toboali, Iptu Yandri kepada babelpos.co, Minggu (13/1).

Yandri menjelaskan, kejadian penganiayaan itu bermula saat korban datang kerumah terlapor, Jon. Korban dan terlapor sempat terjadi cekcok mulut dan saat itu terlapor sedang membawa sebatang kayu.

“Melihat hal tersebut korban langsung merampas kayu dari tangannya terlapor dan korban langsung berlari, lalu terlapor yang saat itu juga membawa sebilah parang di bagian pinggang sebelah kirinya langsung mengejar korban dan mengayunkan parang tersebut ke bagian perut korban sehingga mengenai rusuk sebelah kiri,” ujar Iptu Yandri.

Korban Bimo, lanjut Iptu Yandri terkena sabetan senjata tajam (Sajam) jenis parang 1 kali di bagian rusuk. “Melihat korban terjatuh, terkapar kemudian Jon langsung melarikan diri yang akhirnya berhasil diringkus tim Opsnal Pospol Sadai dan Unit Reskrim Polsek,” tegas Iptu Yandri.(tom)

Komentar

BERITA LAINNYA