oleh

Babel, PT Timah, Foxconn Bangun Lembah Silikon Rp 140 Triliun

Oleh: Safari Ans – Salah Satu Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Bangka Belitung
”FOXCONN adalah perusahaan supplier pabrik handphone, tablet, komputer, dan teknologi tinggi (hi-tech industry) terbesar di dunia. Sejak 2011, perusahaan Taiwan ini berencana bangun kawasan industri terpadu di Indonesia. Kabarnya, Foxconn menyiapkan hingga USD 10 miliar ((setara Rp 140 triliun) untuk membangun kawasan eksklusif itu. Luasnya direncanakan 1.000 hektar, kurang dari itu ia tidak mau. Semula berencana bangun di pulau Jawa. Tetapi apabila Bangka Belitung (Babel) dan PT Timah Tbk bisa meyakinkan Foxconn, bisa jadi bersedia mengalihkan pembangunan Lembah Silikon itu di Bangka Barat (Babar).”

———————

loading...

SEMUA itu hanya bisa terjadi, apabila Babel sudah memiliki saham 10% pada PT Timah Tbk sesuai surat Gubernur Babel ke Menteri BUMN dan Menteri Keuangan RI tertanggal 28 Desember 2018 lalu. Jika Babel punya saham di PT Timah Tbk, maka BUMN itu menjadi sangat kuat karena menggandeng yang punya kekuasaan wilayah tambang timah. Dan sebaliknya Babel semakin kuat lobinya karena sudah merupakan bagian tata krama bisnis dunia. Bagi Babel, memiliki saham itu akan menyeret Babel dalam kancah bisnis dunia yang patut diperhitungkan.

Patut dimaklumi kenapa Babel tidak disebut oleh Foxconn saat ini dalam rencana investasinya. Karena Foxconn tidak mengetahui secara pasti Babel itu seperti apa. Mereka hanya material mahal yang mereka peroleh selama ini dari PT Timah Tbk dari Indonesia. Sedangkan rare earth element (REE) mereka peroleh dari Tiongkok. Foxconn tidak tahu kalau di Babel memiliki potensi REE mengalahkan negeri tirai bambu itu. Hanya saja belum ditambang dan diolah sesuai dengan pesanan dunia industri modern.

Kalau saja Foxconn tahu material penting dalam industri teknologi tinggi mereka berupa timah putih kualitas nomor satu dunia dan REE kualitas nomor satu juga ada di Babel, maka Foxconn akan berpikiran lain. Karena dua material ini, adalah nyawa bagi industri mereka. Apabila hilang dua material mahal dari muka bumi, tak tahu lah apa nasib industri mereka yang disegani dunia itu. Yang Foxconn lirik di Jawa hanya ketersediaan listrik dan distribusi barang sangat mudah. Sementara Babel soal listrik dan pelabuhan masih dipertanyakan.

Komentar

BERITA LAINNYA