oleh

Babel Pernah Ajukan Saham ke PT Timah, Tapi Tergoda TI

Oleh : Safari Ans – Salah Satu Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Bangka Belitung
”MINGGU 10 Februari 2019, seorang anak Bangka Belitung (Babel) yang pernah mengeyam pendidikan di luar negeri menghubungi penulis. Ia bercerita, bahwa ia bersama Bupati Bangka kala itu Eko Maulana Ali pernah memperjuangkan saham Babel di PT Timah Tbk. Analisa ekonomi pun sudah mereka buat. Kesimpulannya, Babel mutlak harus punya saham di BUMN itu. Sudah hampir disetujui. Tapi usaha itu gagal karena Bupati Bangka ketika itu lebih senang dengan Tambang Inkonvensional (TI) yang dilakukan masyarakat. Izin TI ketika itu diberikan kewenangan kepada Bupati di Babel.

Dengan TI memang uang mengalir lebih deras dan cepat ketimbang dapat saham PT Timah Tbk. Anak Babel itu dan timnya pun marah kepada Bupati Bangka. Ia pun berkisah dengan nada tinggi kepada penulis melampiaskan kekesalannya. Kini baru terasa  bahwa tindakan Bupati Bangka itu keliru. Saat ini Babel perlu saham di PT Timah Tbk.”

Loading...

loading...

——————-

SETELAH timah tidak lagi dimasukkan dalam komoditi strategis, situasi menjadi lain. Bupati Bangka kala itu lebih tertarik dengan situasi dan kondisi setelah keluarnya Keputusan Menteri Perdagangan nomor 146/MPP/Kep/4/1999 mengenai pencabutan status timah sebagai komoditas strategis. Sehingga lupa usulan anak-anak Babel yang menginginkan saham di PT Timah Tbk. Salah satu tokoh Babel yang marah ketika itu adalah Rasio Ridho Sani yang kini menjadi Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup. Ia marah, malah menuding Bupati Bangka ketika itu mengkhianati perjuangan dirinya dan kawan-kawan untuk mendapatkan saham di PT Timah Tbk sebelum terbentuknya Provinsi Babel.

Apalagi Kepmenprindag itu kemudian disusul dengan Keputusan Menperindag Nomor 294/MPP/Kep/10/2001 yang tidak memuat tata niaga komoditas timah sebagai barang yang diatur, diawasi dan dilarang ekspornya, telah merubah tata kelola timah secara nasional dan lokal dan menjadi pintu masuk bagi praktik penambangan inkonvensional secara besar-besaran.

Komentar

BERITA LAINNYA