Minggu ini, masyarakat Kazakhstan akan memilih parlemen baru untuk pertama kalinya setelah reformasi konstitusi yang komprehensif. Sekitar 12,6 juta pemilih yang memenuhi syarat dipanggil untuk menentukan 145 wakil dari apa yang disebut Kurultai.
Pemilu awal ini menyusul referendum pada bulan Maret yang menurut angka resmi, sekitar 87 persen memilih konstitusi baru. Dengan reformasi tersebut, Senat dihapuskan dan parlemen dua kamar sebelumnya digantikan oleh satu kamar. Nama Kurultai mengingatkan pada pertemuan abad pertengahan masyarakat nomaden di Asia Tengah.
Partai pro-presiden Adilet, yang didirikan beberapa bulan lalu, jelas merupakan partai favorit. Partai berkuasa sebelumnya, Amanat, yang mendominasi politik Kazakh sejak tahun 1990an, terserap ke dalamnya. Presiden Kassym-Jomart Tokayev mendukung merger tersebut. Total ada tujuh partai yang boleh bersaing, semuanya dinilai kurang lebih setia kepada kepala negara. Beberapa kelompok oposisi dilarang.
Pemerintah menjanjikan parlemen yang lebih kuat
Menurut pimpinan di Astana, parlemen baru harus lebih terlibat dalam pengambilan keputusan politik di masa depan. Tokayev menggambarkan reformasi tersebut sebagai penyimpangan dari sistem “super-presidensial” sebelumnya dan sebuah langkah menuju sistem presidensial dengan “parlemen yang kuat”. Sejauh ini, peran wakil rakyat masih bersifat subordinat.
Namun para kritikus melihat konstitusi baru ini semakin memperkuat presiden. Para anggota parlemen kehilangan pengaruhnya dalam mengisi posisi-posisi penting. Antara lain, Tokayev akan dapat menunjuk kepala Bank Nasional dan dinas rahasia di masa depan. Dia juga bisa menunjuk wakil presiden.
Jika parlemen tidak menyetujui pengangkatan tertentu, presiden dapat membubarkan perwakilan rakyat dan untuk sementara waktu mengesahkan undang-undang. Kepala negara hanya dapat diberhentikan dari jabatannya karena makar.
Aktivis hak asasi manusia mengkritik pembatasan tersebut
Pengaturan mengenai hak-hak dasar juga menimbulkan kritik. Menurut konstitusi baru, kebebasan berekspresi tidak boleh “merusak moral masyarakat atau mengganggu ketertiban umum.” Human Rights Watch memperingatkan bahwa reformasi tersebut dapat mengarah pada “pembatasan yang berlebihan dan tidak dapat dibenarkan terhadap kebebasan berekspresi, berserikat, dan berkumpul secara damai.”
Sebelum referendum, para pengkritik dipanggil oleh polisi atau ditangkap sementara, menurut laporan media. Jurnalis didenda karena menerbitkan jajak pendapat. Tokayev menuduh para kritikus “melewati garis merah” dan tidak memahami konstitusi.
Konstitusi juga mengatur keutamaan hukum nasional dibandingkan hukum internasional. Pernikahan diartikan sebagai persekutuan antara seorang pria dan seorang wanita.
Bisakah Tokayev berkompetisi lagi?
Konstitusi baru memungkinkan Tokayev untuk menjabat tujuh tahun lagi. Mahkamah Agung Kazakhstan bulan lalu mengonfirmasi bahwa presiden bisa mencalonkan diri lagi. Namun, saat memberikan suaranya pada Minggu ini, Tokayev mengatakan masih terlalu dini untuk membicarakan pencalonan lainnya. Ia sebelumnya sempat menyatakan tak ingin berkompetisi lagi.
Tokayev menjabat presiden sejak 2019. Ia dipilih sebagai penggantinya oleh pendahulunya Nursultan Nazarbayev, yang memerintah Kazakhstan secara otoriter selama sekitar tiga dekade.
Setelah kerusuhan nasional pada Januari 2022 yang menewaskan 238 orang, Tokayev memutuskan hubungan dengan pendahulunya. Dia kemudian menggambarkan peristiwa tersebut sebagai upaya kudeta yang dilakukan sekutu Nazarbayev. Di bawah slogan “Kazakhstan yang Adil” ia mengumumkan reformasi politik dan keberangkatan dari era Nazarbayev.
Mitra bahan baku penting bagi Eropa
Kazakhstan memiliki sekitar 20 juta penduduk dan merupakan negara dengan perekonomian terkuat di Asia Tengah. Negara ini merupakan pengekspor utama energi dan mineral, bersekutu dengan Rusia dan memiliki hubungan dekat dengan Tiongkok. Karena bahan bakunya dan lokasinya yang strategis antara Eropa dan Asia, Jerman juga merupakan mitra penting bagi Jerman dan Uni Eropa.
pgr/se (afp, rtr, dpa)






