"Pertarungan cintaku": Imma Battaglia menceritakan hidupnya yang didedikasikan untuk aktivisme dalam sebuah buku

Dawud

"Pertarungan cintaku": Imma Battaglia menceritakan hidupnya yang didedikasikan untuk aktivisme dalam sebuah buku

Ada benang merah yang menghubungkan disiplin besi keluarga Selatan dengan tekad yang diperlukan untuk memimpin acara Italian Pride yang pertama. Thread tersebut adalah kehidupan Imma Battaglia, tokoh sentral aktivisme sipil nasional, yang kembali menceritakan kisahnya dalam buku “Pertempuran Cintaku”, yang akan diterbitkan pada 29 Mei mendatang dari penerbit Castelvecchi.

Ditulis bersama jurnalis Roberta Savona, volume (260 halaman) ini bukan sekedar biografi, melainkan lukisan sejarah yang dimulai dari dimensi privat hingga menjadi kolektif. Cerita bermula dari Portici, dimana pengarangnya tumbuh dalam konteks rumah tangga yang ditandai dengan aturan-aturan yang kaku. Justru di dalam tembok-tembok itulah muncul keinginan untuk melemahkan tatanan yang sudah ada, menyuarakan “perbedaan” yang, pada saat itu, belum memiliki nama yang pasti.

Memoar ini menganalisis transisi rumit dari kesadaran individu ke kehadiran publik, menelusuri kembali momen-momen penting yang menandai sejarah hak asasi manusia di Italia: mobilisasi spontan pertama; kelahiran dan evolusi gerakan LGBTQ+; penyelenggaraan acara Pride, mulai dari aksi pembangkangan hingga acara massal yang besar; masuknya lembaga-lembaga dan kerja politik untuk pengakuan serikat sipil.

Buku ini sudah tersedia untuk pre-order dan dijanjikan menjadi salah satu rilisan yang paling dinanti pada musim penerbitan musim semi. Penulis karya bersama Imma Battaglia adalah Roberta Savona, seorang jurnalis dan petugas pers yang telah menjadi rujukan komunikasi budaya ibu kota selama bertahun-tahun. Lahir di Puglia tetapi merupakan seorang Romawi melalui adopsi, Savona telah membangun karirnya dengan berpindah-pindah antara laporan jurnalistik tentang fenomena sosial budaya dan promosi realitas artistik, dengan panggilan khusus untuk dunia teater. Dalam buku ini, penanya membantu menguraikan profil pertempuran yang belum pernah terjadi sebelumnya, menyaring aktivisme politik melalui narasi yang lebih intim dan reflektif.

Sampulnya