Sebuah karya pertama yang bertujuan menceritakan sisi pegunungan dan ‘tersembunyi’ Abruzzo. RaiPlay mengumumkan Sacro Moderno, film dokumenter debut oleh sutradara Lorenzo Pallotta. Sebuah film yang lahir dari kebutuhan untuk berbicara tentang tempat dan tradisi suatu daerah, dengan tujuan untuk menonjolkan wilayahnya, yang seringkali dilupakan oleh sinema Italia kontemporer.
Sacred Modern, pratinjaunya
Film ini bercerita tentang kisah dan takdir komunitas pegunungan yang berusaha bertahan hidup dengan segala cara. Hanya ada sedikit orang yang tersisa di kota pegunungan Intermesoli. Simone muda, pewaris kenangan dan tradisi kuno, memikul tanggung jawab negara. Tidak jauh dari sana tinggallah Philip, seorang pertapa dan individualis, yang, tidak semua orang, mencoba membangun kembali dirinya dan keyakinannya. Simone dan Filippo, terikat oleh sikap diam yang menindas, menerima batasan internal dan kompromi di bawah pengawasan orang-orang yang, tanpa sadar, membebani kehidupan dan nasib mereka. Tujuan utamanya adalah untuk mencoba menciptakan alam semesta magis yang disengaja, di tengah-tengah antara dongeng kelam dan film masa depan – di mana penonton tenggelam dalam ritme keheningan yang tampak, mencari dalam dirinya sendiri makna akhir dari film tersebut – dan untuk menunjukkan sudut pandang berbeda dari para protagonis yang dengan cara berbeda menjauhkan diri dari hierarki dan sistem kekuasaan yang telah terbentuk selama bertahun-tahun di negara-negara ini. Sebuah kebenaran kelam dan tragis yang mungkin tidak akan pernah berhenti ada di dunia yang begitu kecil dan tersembunyi, namun dapat dipahami secara universal.
Sacro Moderno, saat keluar
Film ini debut di RaiPlay pada 30 Mei 2026.






