A Thousand Lives adalah buku baru karya Daniele Frongia: novel antara Roma, padel, dan rahasia

Dawud

A Thousand Lives adalah buku baru karya Daniele Frongia: novel antara Roma, padel, dan rahasia

Many Lives tiba di toko buku (Castelvecchi, seri Tasti, 152 halaman, 17,50 euro), novel pertama karya Daniele Frongia, mantan wakil walikota Roma dan sekarang menjadi pejabat di Kepresidenan Dewan Menteri. Setelah debut esainya beberapa tahun lalu dengan E io pago (Chiarelettere, 2016, ditulis bersama Laura Maragnani), Frongia mengukur dirinya dengan narasi untuk pertama kalinya, menulis cerita tentang batas tipis antara ambisi pribadi, kekuasaan, dan kerapuhan manusia.

Plot: Roma, padel, penampilan

Elena, sang protagonis, berusia 38 tahun, memiliki karier cemerlang dan kehidupan yang penuh dengan hubungan sosial. Di antara turnamen padel, pertemuan bisnis, dan makan malam elegan, keberadaannya nampaknya didominasi oleh efisiensi dan kesuksesan. Namun di balik gemerlapnya permukaan kota Roma, terdapat sebuah dunia yang penuh rahasia, kompromi, dan bayangan.

Selama tahun krusial, diceritakan sebagai orang pertama, Elena menyadari bahwa keseimbangannya lebih rapuh dari yang diharapkan: ketidakkonsistenan, detail kecil yang tidak pada tempatnya, dan orang-orang dengan identitas ambigu mengancam untuk mengungkapkan kenyataan yang berbeda dari apa yang terlihat. Many Lives adalah potret mikrokosmos di mana kekuatan dan penampilan saling terkait, dan di mana pencarian keaslian berubah menjadi perjalanan pribadi dan terkadang berbahaya.

Siapa Daniele Frongia

Lahir di Roma pada tahun 1973, Daniele Frongia memiliki latar belakang teknis-ilmiah. Setelah bertahun-tahun dihabiskan di Capitol sebagai anggota dewan kota dan wakil walikota, ia melanjutkan komitmennya terhadap administrasi publik, dan saat ini menjabat sebagai Presiden Dewan Menteri.

Dengan Many Lives, Frongia sejenak meninggalkan dimensi politik untuk menceritakan kota dari sudut pandang yang intim dan sastra. Roma tetap menjadi pusat – dengan kontradiksinya, cahayanya dan latar belakangnya – namun kali ini ceritanya menjadi filter emosi, keinginan dan kerentanan.

Debut naratif yang menjanjikan akan membangkitkan minat baik pembaca yang menyukai cerita perkotaan maupun mereka yang mencari cerminan zaman kita dalam novel.

Sampulnya



2 menit membaca