Di Singapura, minyak jelantah dikumpulkan dan diolah menjadi biodiesel, sebuah alternatif terbarukan pengganti bahan bakar fosil. Meningkatnya harga minyak mentah, ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan keinginan untuk menurunkan emisi mendorong permintaan global. Eropa mengimpor dalam jumlah besar, sementara negara-negara Asia meningkatkan kuota biofuel mereka.
Biodiesel meningkat akibat perang Iran
Namun ledakan tersebut tidak dijamin. Promosi biodiesel sangat bergantung pada perbedaan harga dibandingkan solar konvensional. Jika kesenjangan harga ini kembali melebar, pemerintah akan kesulitan membiayai subsidi. Oleh karena itu, seberapa berkelanjutan peningkatan ini juga akan bergantung pada seberapa banyak negara bersedia membayar untuk keamanan energi dan bagaimana konflik Timur Tengah berkembang.






