Rusia dapat melakukan hal-hal dengan cara yang mudah atau sulit, kata Trump pada hari Rabu dalam sebuah pernyataan yang mengancam akan mengenakan pajak, tarif, dan sanksi jika Rusia tidak membuat kesepakatan untuk mengakhiri perang. Trump mengatakan dia mencintai rakyat Rusia dan menikmati hubungan baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Ia juga mengenang bantuan Rusia kepada Amerika Serikat dan sekutunya dalam menggulingkan Third Reich pimpinan Adolf Hitler pada Perang Dunia II.
Dalam semangat persahabatan Rusia-AS, Trump mengatakan dia menyerukan Rusia untuk membuat kesepakatan sebelum Amerika menjatuhkan hukuman ekonomi. Trump menggambarkan tawaran itu sebagai bantuan besar bagi Putin dan seluruh Rusia—negara yang perekonomiannya sudah mengalami kegagalan, katanya. Ia memperingatkan bahwa jika Putin tidak setuju untuk mengakhiri perang di Ukraina, keadaan hanya akan bertambah buruk bagi Rusia.
Apakah Putin sudah merespons? Kremlin tidak segera mengeluarkan tanggapan publik atas pernyataan Trump tersebut. Namun Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Rabu mengeluarkan pernyataan yang merangkum pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menteri Luar Negeri Republik Kyrgyzstan Jeenbek Kulubayev yang membahas konflik tersebut. Perang hanya akan berakhir jika Rusia menghilangkan penyebab mendasar konflik tersebut, kata pernyataan itu. Penting untuk membuat perjanjian yang mengikat secara hukum yang memungkinkan Rusia mencapai tujuan yang ingin dicapai melalui operasi militernya, kata kementerian luar negeri.
Gali lebih dalam: Baca kolom R. Albert Mohler Jr. di WORLD Opinions tentang bagaimana dunia Presiden Donald Trump saat ini.






