Liga Champions: FC Bayern membuat Real Madrid tetap hidup

Dawud

Liga Champions: FC Bayern membuat Real Madrid tetap hidup

Haruskah mereka senang atau marah? Di satu sisi, FC Bayern Munich memenangkan leg pertama perempat final Liga Champions di Real Madrid 2-1. Itu merupakan kemenangan pertama Madrid sejak 2001. Sebaliknya, mereka gagal memperjelas keadaan jelang leg kedua yang akan dilangsungkan di Munich, Rabu pekan depan.

Bayern unggul secara keseluruhan dan memiliki peluang bagus. Sesaat sebelum jeda, Luis Diaz mencetak gol untuk memimpin 1-0 (41). Selepas jeda, hanya butuh waktu 20 detik bagi striker Harry Kane untuk kembali memasukkan bola ke gawang Real, membuat Stadion Bernabeu kaget (46′). Bahkan setelah itu, Bayern menciptakan peluang bagus, namun tak mampu memanfaatkannya lagi.

Di sisi lain, kiper sekaligus kapten Munich, Manuel Neuer, harus berulang kali menunjukkan kemampuannya. Pemain berusia 40 tahun itu menggagalkan banyak peluang bagus tim Madrilen dengan banyak refleks dan penyelamatan bagus.

“Kami senang dengan kemenangan tandang di sini. Tapi tentu saja itu akan tetap menjadi tugas yang berat dan sulit di Munich,” kata Neuer, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan setelah pertandingan.

Real berharap untuk leg kedua di Munich

Sama seperti tim Munich yang tak mau terlalu optimis meski meraih kemenangan, tim Madrilen juga tak menyerah meski kalah. “Itu tidak akan mudah, tapi jika ada tim yang bisa menang di Munich, itu adalah Real Madrid,” kata pelatih Alvaro Arbeloa, menatap leg kedua.

“Jika Anda tidak percaya, Anda bisa bertahan di Madrid karena kami akan berjuang sekuat tenaga untuk menang di Jerman,” tegas sang pelatih, yang mengambil alih tim dari Xabi Alonso di Real pada Januari lalu.

Pemain internasional Jerman yang membela Real, Antonio Rüdiger, juga melihat hal serupa. “Itu adalah malam yang sulit di Bernabeu, tapi ceritanya belum berakhir. Kami masih hidup. Kami percaya pada diri kami sendiri sampai akhir,” tulis bek di X.

Bagi Real, Liga Champions adalah satu-satunya peluang realistis untuk meraih gelar musim ini. Di Liga Spanyol mereka tertinggal tujuh poin dari FC Barcelona dengan delapan pertandingan tersisa. Mereka tersingkir dari Piala Spanyol di babak 16 besar pada pertandingan pertama setelah Arbeloa menjabat melawan tim divisi dua Albacete.

Kai Havertz memberi keunggulan bagi Arsenal

Berkat pemain internasional Jerman Kai Havertz, Arsenal FC asal London mencapai posisi awal yang baik dalam duel perempat finalnya dengan Sporting Lisbon. Havertz baru masuk sebagai pemain pengganti 20 menit jelang berakhirnya leg pertama di Lisbon dan mencetak gol kemenangan 1-0 untuk timnya di masa tambahan waktu (90+1).

Havertz sudah mencetak gol di penghujung leg pertama babak 16 besar melawan mantan klubnya Bayer 04 Leverkusen. “Sepak bola dibuat untuk momen-momen seperti ini. Gol di menit-menit akhir selalu bagus,” katanya setelah kemenangan di Sporting dan memperingatkan: “Kami akan mengambil hasilnya. Namun kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam minggu mendatang.”

Kemenangan untuk PSG dan Atletico

FC Barcelona terancam tersingkir dari Liga Champions. Setelah sekian lama kalah jumlah, Barca kalah 2-0 dari Atletico Madrid di leg pertama. Berdasarkan bukti video, bek tengah Barcelona Pau Cubarsi mendapat kartu merah karena melakukan penghentian darurat (44′). Julian Alvarez mengkonversi tendangan bebas berikutnya dari jarak sekitar 20 meter (45).

Setelah itu, Barcelona berusaha keras untuk menyamakan kedudukan dalam waktu yang lama, namun mantan pemain pengganti Leipzig Alexander Sörloth akhirnya memperjelas segalanya dengan skor 2-0 (menit ke-70). Di semifinal Spanyol akan menghadapi Sporting atau Arsenal.

Liverpool FC pun kalah 0-2 (0-1) dari juara bertahan Paris Saint-Germain dan beruntung kekalahan tersebut tidak lebih parah. Désiré Doué (11) dan Khvicha Kvaratskhelia (65) mencetak gol untuk Prancis, yang bisa menghadapi FC Bayern di semifinal.

PSG melewatkan banyak peluang besar lainnya dan karenanya kehilangan kesuksesan yang lebih besar. Sebaliknya, The Reds, seperti yang sering terjadi pada musim ini, kurang memiliki determinasi dan ketegasan.

Sekilas tentang leg pertama perempat final Liga Champions:

Selasa, 7 April 2026:
Real Madrid – Bayern Munich 1:2 (0:1)
Sasaran
: 0:1 Diaz (peringkat 41), 0:2 Kane (peringkat 46), 1:2 Mbappé (peringkat 74)
Sporting Lisbon – Arsenal FC 0:1 (0:0)

Rabu, 8 April 2026:
Paris Saint-Germain – Liverpool FC 2:0 (1:0)
FC Barcelona – Atlético Madrid 0:2 (0:1)