India menduduki peringkat kedua dalam hal percintaan di kantor dalam survei terbaru

Dawud

office dating

Kisah cinta di kantor merupakan hal biasa, namun di India, hal tersebut tampaknya sangat lazim. Menurut studi internasional baru-baru ini yang dilakukan oleh Ashley Madison, sebuah platform untuk hubungan rahasia, India menempati peringkat kedua dalam hal orang yang mengaku pernah atau sedang menjalin hubungan asmara di tempat kerja. Studi ini dilakukan bekerja sama dengan YouGov di 11 negara.

Meksiko menduduki puncak daftar.

Penelitian ini mencakup 11 negara: Australia, Brasil, Kanada, Jerman, India, Italia, Meksiko, Spanyol, Swiss, Inggris, dan Amerika Serikat, dengan jumlah sampel total 13.581 orang dewasa.

Cinta di kantor: Masih biasa, masih rumit

Data tersebut menyoroti bahwa percintaan di tempat kerja bukanlah hal yang aneh di India, bahkan ketika tempat kerja menjadi lebih sadar akan kebijakan seputar batasan dan perilaku profesional. Studi ini mengungkapkan bahwa empat dari sepuluh masyarakat India pada umumnya pernah atau sedang berkencan dengan rekan kerja.

Sedangkan di Meksiko, 43 persen responden mengatakan mereka pernah menjalin hubungan asmara dengan rekan kerja, sementara 40 persen responden India mengatakan hal yang sama. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan negara-negara seperti AS, Inggris, dan Kanada, yang angkanya mencapai 30 persen.

Menariknya, laki-laki lebih besar kemungkinannya berkencan dengan rekan kerja dibandingkan perempuan, yaitu 51 persen berbanding 36 persen. Hal ini menunjukkan kemungkinan adanya kesenjangan gender dalam pengambilan risiko ketika berhubungan dengan percintaan di kantor.

Selain itu, perempuan tampaknya lebih berhati-hati terhadap potensi dampak buruk dari pencampuran kehidupan profesional dan pribadi. Hampir 29 persen perempuan mengatakan bahwa mereka tidak dianjurkan untuk menjalin hubungan di tempat kerja karena kemungkinan dampak profesionalnya, sedikit lebih tinggi dibandingkan 27 persen laki-laki yang merasakan hal yang sama. Di sisi lain, laki-laki cenderung lebih mengkhawatirkan konsekuensi pribadinya, dengan 30 persen menyatakan hal tersebut sebagai pencegah dibandingkan 26 persen perempuan.

Temuan ini juga menunjukkan adanya perubahan sikap dari generasi ke generasi. Pekerja muda berusia 18 hingga 24 tahun merupakan kelompok yang paling berhati-hati, dengan 34 persen menyatakan kekhawatiran mengenai dampak hubungan semacam itu terhadap karier mereka.

India menduduki peringkat kedua dalam hal percintaan di kantor sejalan dengan semakin terbukanya hubungan terhadap hubungan non-tradisional seperti pernikahan terbuka. Sebuah survei yang dilakukan oleh Gleeden, sebuah aplikasi kencan untuk orang-orang yang mencari perselingkuhan, menemukan bahwa 35 persen orang India saat ini menjalin hubungan terbuka, sementara 41 persen mengatakan mereka akan mempertimbangkannya jika pasangan mereka menyarankannya. Menariknya, perubahan ini tidak hanya terjadi di kota-kota metro, karena kota-kota kecil juga menunjukkan tren serupa. Yang memimpin daftar adalah Kanchipuram, yang menduduki peringkat tertinggi di India dalam hal minat terhadap perselingkuhan.

– Berakhir